Korut 'uji coba mesin rudal jarak jauh'

Menurut Kim Jong-un, mesin baru ini mampu melontarkan rudal balistik ke "wilayah daratan Amerika Serikat (AS)".

Sumber gambar, EPAKCNA

Keterangan gambar, Menurut Kim Jong-un, mesin baru ini mampu melontarkan rudal balistik ke "wilayah daratan Amerika Serikat (AS)".

Korea Utara mengatakan telah berhasil melakukan uji coba mesin yang dirancang untuk rudal balistik jarak jauh.

Tipe mesin baru ini "dijamin" dapat melakukan serangan nuklir ke wilayah daratan Amerika Serikat, kata kantor berita resmi Korut, KCNA.

Uji coba digelar di dekat lokasi peluncuran rudal balistik jarak jauh di wilayah pantai barat negara itu.

Tindakan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian uji coba peluncuran rudal oleh Korut.

Pemimpin Korut, Kim Jong-un, mengawasi langsung uji coba yang diwarnai "kilatan api dan suara mesin yang memekakkan telinga", seperti dilaporkan media resmi pemerintah negara itu.

  • <link type="page"><caption> Cina batasi perdagangan Korut karena tes nuklir</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160405_dunia_cina_korea" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Cina dan AS kerjasama tangani uji coba nuklir Korea Utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160401_dunia_as_cina_nuklir" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> PBB kecam peluncuran rudal Korea Utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160319_dunia_korut_dewan_keamana_pbb" platform="highweb"/></link>

Menurut Kim, mesin baru ini mampu melontarkan rudal balistik ke "wilayah daratan Amerika Serikat (AS)".

Uji coba ini menyulut protes AS, melalui juru bicara Kemenlunya, Mark Toner: "Seharusnya Korut menahan diri dari tindakan dan retorika yang dapat mengguncang stabiltas di wilayah tersebut."

Pada Maret lalu, Korut mengatakan telah mengembangkan hulu ledak nuklir berukuran kecil yang diletakkan di rudal balistik.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pada Maret lalu, Korut mengatakan telah mengembangkan hulu ledak nuklir berukuran kecil yang diletakkan di rudal balistik.

"Korut juga lebih baik berfokus untuk melakukan langkah kongkrit untuk memenuhi komitmen dan kewajiban internasionalnya," kata Mark Toner.

Pada Maret lalu, Korut mengatakan telah mengembangkan hulu ledak nuklir berukuran kecil yang diletakkan di rudal balistik. Tetapi, para ahli meragukan klaim Korut ini.

Di tengah uji coba Korut ini, bulan lalu, AS dan Korsel menggelar latihan militer bersama dalam skala yang besar.

AS juga telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Korea Utara menyusul uji coba nuklir pada Januari dan peluncuran satelit pada Februari, yang secara luas dilihat sebagai tes rudal yang dilarang.

Awal April, Cina dan AS akan bekerja sama dalam usaha dan pencegahan uji coba rudal kembali oleh Korea Utara, seperti disampaikan oleh Presiden Obama saat bertemu Presiden Cina Xi Jinping.

Cina juga menyatakan akan melakukan pembatasan perdagangan dengan Korea Utara, lewat pelarangan impor emas dan batu bara dan ekspor bahan bakar jet, sesuai dengan sanksi PBB, menyusul tindakan Korut melakukan serangkaian uji coba rudal balistiknya.