Obama tetapkan sanksi baru buat Korea Utara

Korut rudal

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Presiden Obama menyebut, sanksi terkait uji coba nuklir dan peluncuran satelit itu tidak ditujukan bagi rakyat Korea Utara.

Presiden Barack Obama mengeluarkan perintah eksekutif yang menetapkan sanks-sanksi baru terhadap Korea utara, menyusul uji coba nuklir dan peluncuran satelit negeri itu.

AS membekukan berbagai properti Korea Utara di Amerika, melarang ekspor AS ke negeri itu, juga melarang investasi perusahaan-perusahaan AS di sana.

Perintah itu juga memperluas kewenangan untuk mendaftar-hitamkan siapapun, termasuk non-warga AS, yang berurusan dengan Korut.

  • <link type="page"><caption> Curi plang propaganda Korut, mahasiswa AS dihukum 15 tahun kerja paksa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160315_dunia_mahasiswa_as_korut_hukuman" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pastor Kanada dipaksa kerja delapan jam sehari di Korut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160111_dunia_korea_pastor" platform="highweb"/></link>

Uji coba nuklir tanggal 6 Januari dan peluncuran satelit 7 Februari merupakan pelanggaran terhadap ketetapan sanksi PBB.

Perintah eksekutif Obama itu meliputi langkah-langkah yang baru disepakati Dewan Keamanan PBB, yang merupakan sanksi paling keras terhadap Korut dalam dasawarsa terakhir.

Namun juga berisi sankso-sanksi terpisah yang disahkan kongres dan diberlakukan Presiden, Februari lalu.

Obama mengatakan, sanksi-sanksi itu "tidak ditujukan bagi rakyat Korea Utara," dan mengisyaratkan bahwa para pemimpin Korea Utaralah sumber masalah mereka.

Dalam perkembangan lain, <link type="page"><caption> AS menuntut Korut membebaskan warganya,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160316_dunia_korut_amerika" platform="highweb"/></link> seorang anak muda yang dihukum kerja paksa karena mencuri sebuah poster propaganda Korea Utara.