Polisi tembakkan meriam air kepada pengungsi di Hongaria

Sumber gambar, AP
Polisi antihuru hara Hongaria menembakkan gas air mata dan meriam air untuk memukul balik pengungsi yang memaksa menjebol gerbang perbatasan Serbia-Hongaria yang <link type="page"><caption> telah ditutup</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150909_dunia_migran.shtml" platform="highweb"/></link>.
Ratusan pengungsi dan imigran berkumpul di lokasi penyeberangan dengan kota Roszke, Hongaria dan terlibat dalam suasana tegang dengan polisi di sisi lain perbatasan.
Beberapa dari pengungsi melemparkan berbagai barang seperti botol air kepada polisi.
Kebanyakan dari mereka ingin mencapai Jerman lewat Hongaria.

Sumber gambar, Getty
Lokasi penyeberangan di Roszke <link type="page"><caption> digunakan oleh puluhan ribu pengungsi dan migran</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150916_dunia_pengungsi_terbengkalai.shtml" platform="highweb"/></link> yang ingin masuk ke zone Schengen di Eropa yang membolehkan orang untuk bepergian antar negara tanpa batasan.
Jalur baru
Hongaria kini telah menutup perbatasannya sesudah memberlakukan hukum baru yang melarang masuk ke dalam negara itu, atau merusak pagar kawat berduri yang baru saja dipasang.
Gambar televisi memperlihatkan kobaran api dan mobil polisi serta ambulans tiba di sisi Serbia di perbatasan itu, sementara di seberang berkumpul barisan polisi antihuru hara Hongaria.

Sumber gambar, epa
Kantor berita AP melaporkan beberapa orang mendapat perawatan medis dari ambulans Serbia di lokasi pada bentrokan hari Rabu (16/09), kebanyakan disebabkan oleh efek dari gas air mata.
"Kami lari dari perang dan kekerasan serta tidak berharap adanya perlakuan brutal dan tak manusiawi di Eropa," AP mengutip Amir Hassan, pengungsi dari Irak.
Sementara itu, Kroasia menyatakan akan mengizinkan pengungsi dan migran melintasi negara tersebut menuju Eropa utara, dan membuka rute baru sesudah Hongaria melakukan penutupan.
Lebih dari 150 orang melintas Kroasia dari Serbia, dan beberapa yang terdampar di perbatasan Serbia-Hongaria akhirnya menempuh rute serupa.









