Syrian crisis has had a dramatic impact on media

Microphone, AP

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, 2014 press freedom review says Syrian crisis has had a dramatic impact on media in the region.

Belajar Bahasa Inggris melalui berita BBC tentang kebebasan pers terkait krisis Suriah dan penarikan kembali produk Toyota.

Syrian crisis has a dramatic impact on media

In its annual review of press freedom the organisation Reporters without Borders says the crisis in Syria has had a dramatic impact on media throughout the region.

The organisation says events in Syria have reinforced media polarisation in Lebanon, encouraged Jordan to tighten its grip and helped to accelerate the spiral of violence in Iraq.

It also criticises the Egyptian authorities for systematically targetting the media in what it calls an anti-Muslim Brotherhood witch-hunt.

Elsewhere the United States and Britain come under fire - it accuses the authorities there of being obsessed with hunting down whistleblowers rather than curbing abusive surveillance practices.

Krisis Suriah berdampak dramatis terhadap media

Dalam tinjauan tahunannya mengenai kebebasan pers, organisasi Reporters without Borders mengatakan bahwa krisis di Suriah memberikan dampak dramatis terhadap media di wilayah itu.

Organisasi itu mengatakan bahwa kejadian di Suriah memaksa adanya polarisasi media di Lebanon, mendorong Yordania untuk mengencangkan cengkeramannya, dan mendorong meningkatnya kekerasan di Irak.

Organisasi itu juga mengkritik pemerintah Mesir karena telah menjadikan media sebagai sasaran sistematis dalam apa yang disebut perburuan sihir anti-Ikhwanul Muslimin.

Sementara itu Amerika Serikat dan Inggris mendapat kecaman dan tuduhan bahwa pemerintah kedua negara terobsesi untuk memburu pembocor daripada menghentikan praktik pengawasan berlebihan.

Toyota recalls almost two million Prius

Prius AFP

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, There have been two previous recalls of the latest generation of the Prius.

The Japanese carmaker Toyota has issued a recall for almost two million Prius vehicles because of a software defect.

Most of the cars involved were sold in either Japan or North America.

A spokeswoman for Toyota said no accidents had been brought about by the defect, which could cause the car to slow down suddenly.

It's the latest setback to hit Toyota, the world's biggest selling carmaker.

There have been two previous recalls of the latest generation of the Prius, a car with fuel-saving technology.

Toyota tarik kembali hampir dua juta Prius

Perusahaan mobil Jepang, Toyota menarik kembali hampir dua juta mobil Prius karena piranti lunak yang bermasalah.

Sebagian besar mobil yang ditarik kembali dijual di Jepang atau Amerika Utara.

Juru bicara Toyota mengatakan tidak ada satupun kecelakaan yang terjadi disebabkan masalah piranti itu, yang dapat menyebabkan kecepatan mobil tiba-tiba melambat.

Ini adalah masalah terbaru yang dihadapi Toyota, perusahaan mobil terbesar di dunia.

Upaya penarikan kembali generasi terbaru Prius telah dua kali terjadi sebelumnya, mobil dengan teknologi hemat bahan bakar.