Policeman hailed as hero for sacrificing life

Belajar Bahasa Inggris melalui berita BBC tentang aksi heroik polisi Irak dan pengunduran diri Gubernur Tokyo.
Policeman hailed as hero for sacrificing his life
An Iraqi policeman has been hailed as a hero for sacrificing his life by hugging a suicide bomber to shield others from the explosion.
The Iraqi Interior Ministry said the suicide bomber was targeting Shia pilgrims in the province of Diyala when the policeman threw his arms around him, muffling the blast.
The officer, named as Ayoub Khalaf, died immediately, as did one of his colleagues and several pilgrims.
Eyewitnesses said the casualties would have been higher if he had not acted.
The incident comes amidst a wave of violence targeting hundreds of thousands of Shia travelling to Kerbala for a religious festival.
Polisi dianggap pahlawan karena korbankan nyawa
Seorang polisi Irak dipuji sebagai pahlawan karena mengorbankan diri dengan memeluk seorang pelaku bom bunuh diri demi melindungi orang lain dari ledakan.
Menteri Dalam Negeri Irak mengatakan pembom bunuh diri menarget peziarah Shia di Provinsi Diyala saat polisi itu memeluknya dan meredam ledakan.
Polisi yang bernama Ayoub Khalaf tewas seketika begitu juga dengan salah seorang rekan kerjanya dan sejumlah peziarah.
Seorang saksi mata mengatakan jumlah korban akan lebih banyak jika sang polisi tidak bertindak.
Insiden terjadi di tengah serangkaian kekerasan terhadap ratusan ribu pemeluk Syiah yang berkunjung ke Kerbala untuk mengikuti festival agama.
Tokyo governor resigns over contentious payment

The governor of Tokyo, Naoki Inose, has resigned after admitting he received half-a-million dollars in cash from a health-care tycoon ahead of last year's elections.
Mr Inose, who played an important role in securing the 2020 summer Olympics for the Japanese capital, previously said the money was an interest-free personal loan.
The governor admitted taking the money last month, but is stepping down now following growing pressure on him to resign.
He said he was leaving office so as not to disrupt the Olympic preparations.
Gubernur Tokyo mundur terkait kontroversi pinjaman uang
Gubernur Tokyo, Naoki Inosa, mengundurkan diri setelah mengakui dirinya menerima uang senilai US$500.000 dari seorang taipan layanan kesehatan saat pemilu tahun lalu.
Inose yang memegang peran penting dalam memenangkan tender Olimpiade musim panas 2020 di ibukota Jepang sebelumnya mengatakan bahwa uang itu adalah pinjaman pribadi yang bebas bunga.
Gubernur itu mengakui menerima uang itu bulan lalu, tetapi kemudian mundur menyusul tekanan yang semakin meluas agar dirinya mengundurkan diri.
Ia mengatakan ia meninggalkan jabatannya sehingga tidak akan mengganggu persiapan Olimpiade.









