Sepp Blatter 'harus digantikan presiden dari luar’

Sumber gambar, Getty
FIFA yang sedang dilanda krisis harus mempertimbangkan "calon presiden dari luar yang kredibel dan berintegritas tinggi" untuk menggantikan Sepp Blatter, yang dijatuhi skors selama 90 hari.
Thomas Bach, presiden Komite Olimpiade Internasional, mengatakan FIFA harus "mengembalikan kredibilitas" setelah <link type="page"><caption> skors untuk Blatter, wakil presiden Michel Platini, dan sekretaris jenderal Jerome Valcke</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151008_olahraga_fifa_skors" platform="highweb"/></link>.
Badan sepak bola dunia sedang menyelidiki tuduhan korupsi terhadap tiga orang tersebut, yang menyangkal telah melakukan kesalahan.
"Cukup sampai di sini," kata Bach.
"FIFA harus menyadari bahwa (kasus) ini sekarang lebih dari sekadar persoalan daftar calon (presiden). Ini juga merupakan masalah struktural dan tidak akan diselesaikan hanya dengan pemilihan presiden baru."
Blatter, Platini, dan Valcke diberhentikan selama 90 hari; sementara komite etika FIFA melanjutkan penyidikan. Issa Hayatou, yang mengepalai konfederasi sepak bola Afrika (CAF), akan bertindak sebagai presiden FIFA selama Blatter diskors, tapi tidak akan menggantikan dia secara permanen.
Mantan wakil presiden FIFA dari Korea Selatan Chung Mong-joon mengatakan skors baginya untuk terlibat dalam semua aktivitas persepakbolaan—juga dijatuhkan pada hari Kamis—itu "bermotif politik" untuk menyabot kampanyenya sebagai calon presiden asosiasi sepak bola seluruh dunia itu.
‘FIFA butuh figur seperti Seb Coe’
Namun, mantan kepala Football Association David Bernstein menegaskan bahwa sepak bola membutuhkan pilihan kandidat-kandidat kuat "tak tercela" yang memiliki "karakter bertanggung jawab dan tanpa cacat" –bahkan jika itu berarti mencari di luar bidang olahraga.

Sumber gambar, AFP
"Seseorang dengan pencapaian seperti Seb Coe dalam sepak bola, seorang pria dengan reputasi hebat yang telah melakukan banyak hal di dalam dan di luar olahraga – dia akan jadi yang terbaik," kata Bernstein.
Seb Coe—julukan untuk Sebastian Coe—adalah mantan juara Olimpiade 1500 m dari Inggris Lord adalah presiden baru IAAF, badan yang mengatur olahraga atletik dunia.
"Jika kita tidak dapat menemukan orang seperti dia, kita harus melihat ke luar," tambah Bernstein.
"Ini adalah kecelakaan yang bias kita lihat di depan kita. Blatter dungu karena bertahan (pada jabatannya) begitu lama.”
‘Blatter akan menang’
Klaus Stoehlker, teman dekat dan penasehat Blatter, memberi tahu BBC bahwa presiden FIFA yang sedang diskors itu telah “ditaruh di luar lapangan” namun mengatakan kalau Blatter percaya ia akan kembali memimpin.
Skors 90-harinya akan berakhir di bulan Januari 2016.
“Dia akan kembali lebih awal untuk, mudah-mudahan, mengatur kongres di 2016,” ujar Stoehlker.
“Sayang sekali bahwa setelah 40 tahun di dunia sepak bola, hal seperti ini harus terjadi padanya. Ini belum berakhir. Dia akan menang.”









