Blatter dan Platini diskors 90 hari oleh FIFA

blatter and valcke

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Presiden FIFA Joseph Blatter (kanan) berbicara dengan Sekretaris Jenderal Jerome Valcke saat menonton sebuah pertandingan di Rio de Jainero.

Presiden FIFA Sepp Blatter dan ketua UEFA, Michel Platini telah diskors dari semua kegiatan persepakbolaan selama sembilan puluh hari.

Keputusan Komite Etika FIFA ini dikeluarkan setelah jaksa agung Swiss memulai proses pemeriksaan pidana terhadap Blatter yang berusia 79 tahun.

Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke juga dikenai hukuman skors ini, sementara mantan Wakil Presiden Chung Mong-joon dikenai larangan selama enam tahun dan hukuman denda sebesar 100.000 Franc Swiss (sekitar Rp1,5 miliar).

Blatter dituduh menandatangani kontrak yang "tidak menguntungkan" bagi FIFA, dan melakukan pembayaran dua juta dolar Amerika kepada Platini.

Blatter, Valcke dan Platini sedang diinvestigasi oleh komite itu karena adanya tuduhan-tuduhan korupsi.

platini

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Platini dituduh menerima pembayaran dari Sepp Blatter.

"Alasan keputusan ini adalah adanya investigasi yang dilakukan oleh bagian investigasi komite etika," kata FIFA dalam pernyataannya.

Ketiga orang ini dilarang terlibat dalam kegiatan persepakbolaan sementara saat ini. Mereka sudah menyangkal melakukan kesalahan.

Komite Etika Fifa juga mulai melakukan penyelidikan terhadap Platini mengenai pembayaran yang diterimanya sembilan tahun setelah mantan pemain bola berusia 60 tahun itu melakukan pekerjaan konsultasi untuk Blatter.

Sementara itu, Valcke memang sudah cuti dari jabatannya di FIFA setelah adanya tuduhan surat kabar bulan lalu yang melibatkannya dalam skema untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan tiket Piala Dunia.

Sebelumnya awal tahun ini, pihak berwenang Amerika Serikat mendakwa 14 pejabat FIFA dan rekan-rekannya dengan penyogokan dan pemerasan. Investigasi pada waktu yang sama juga dilakukan oleh Swiss mengenai proses pelelangan Piala Dunia 2018 dan 2022.