Sepp Blatter terancam diskors selama 90 hari

Sumber gambar, AP
Para anggota komite etik FIFA merekomendasikan agar presiden organisasi sepak bola dunia tersebut, Sepp Blatter, diskors selama 90 hari.
Keputusan final atas usul ini besar kemungkinan akan diambil oleh Hans Joachim Eckhert, kepala ajudikasi komite etik, hari Kamis (08/10).
Penasehat Blatter, Klauss Stohlker, kepada BBC Sport mengatakan bahwa Blatter sudah mengetahui perkembangan ini.
"Ia menerima kabar itu Rabu sore. Ia tampak tenang, ingat bahwa Blatter adalah bapak komite etik," kata Stohlker seraya menambahkan bahwa skors hanya bersifat sementara.
Wartawan BBC mengatakan hingga Rabu (07/10) malam Blatter masih berada di kantor pusat FIFA di Zurich, Swiss, dan menjalankan roda organisasi secara penuh.
Rekomendasi skors dikeluarkan setelah aparat penegak hukum di Swiss memulai penyelidikan pidana terhadap Blatter.
Ia sudah <link type="page"><caption> menyatakan tak akan meletakkan jabatan meski diselidiki oleh kejaksaan Swiss</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150928_olahraga_blatter.shtml" platform="highweb"/></link>.
Tokoh sepak bola berusia 79 tahun ini dituduh menandatangani kontrak yang "merugikan" FIFA dan "mengeluarkan pembayaran yang tak sesuai ketentuan" kepada presiden UEFA, Michel Platini.
Blatter yang memimpin FIFA sejak 1998 dijadwalkan akan mundur tahun depan di tengah munculnya kasus-kasus korupsi di badan dunia yang ia pimpin.
Baik Blatter maupun Platini menyatakan tidak ada aturan yang dilanggar.









