Blatter tidak akan mundur walau sedang diselidiki

Sepp Blatter

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Sepp Blatter sudah menyatakan akan mengundurkan diri pada Februari 2016.

Sepp Blatter mengatakan tidak akan mundur dari jabatan Presiden FIFA walau menghadapi penyelidikan pidana dari Kejaksaan Swiss.

<link type="page"><caption> Pria berusia 79 tahun itu dituduh menandatangani kontrak yang 'tidak menguntungkan bagi FIFA'</caption><url href="Kantor kejaksaan agung menyatakan Blatter diselidiki atas "kecurigaan pidana atas kesalahan manajemen dan juga kecurigaan sesuatu yang tidak layak."" platform="highweb"/></link> dan melakukan 'pembayaran untuk mendapat kesetiaan' kepada Presiden FIFA, Michel Platini.

Blatter yang sudah menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA bulan Februari 2016 mengatakan dia tidak melakukan 'tindakan yang melanggar hukum atau tidak tepat'.

Sementara Platini sudah mengirimkan surat ke para anggota UEFA untuk membantah tuduhan atasnya di tengah desakan untuk <link type="page"><caption> menjelaskan pembayaran sebesar £1,3 juta atau sekitar Rp42,4 miliar dari FIFA.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150928_olahraga_platini_fifa" platform="highweb"/></link>

Dalam pernyataan yang dibacakan para pengacaranya, Blatter mengatakan pembayaran kepada Platini pada tahun 2011 itu merupakan 'kompensasi yang sah dan tidak lebih dari itu'.

Kedua tokoh sepak bola itu juga menghadapi penyelidikan dar Komite Etik FIFA terkait pembayaran itu, yang menurut Platini untuk pekerjaannya sebagai penasehat teknis untuk Blatter pada tahun 1999 hingga 2002.

Badan sepakbola dunia FIFA beberapa waktu belakangan dilanda sejumlah dakwaan korupsi, dan beberapa <link type="page"><caption> pejabat serta mantan pejabatnya sudah dituntut oleh pihak berwenang Amerika Serikat.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/05/150528_olahraga_fifa_amerika" platform="highweb"/></link>