Malaysia tangkap bandar judi Piala Eropa

Sumber gambar, UNIAN
Kepolisian Malaysia menahan 100 orang, termasuk warga Indonesia dan Singapura, dalam penggerebekan sindikasi judi internasional selama Piala Eropa bernilai senilai US$16 juta.
Sejumlah laporan menyebutkan polisi melakukan penahanan itu, bekerjasama dengan pejabat dari Cina, Makau, Hong Kong dan Singapura serta sejumlah negara lain.
Polisi yang memimpin operasi ini Bakri Zinin mengatakan -seperti dikutip harian New Straits Times dan The Star- selain menahan para tersangka dari lima sindikasi, polisi juga menyita beberapa komputer dan telepon genggam.
Kepolisian di Malaysia melakukan 150 penggrebekan di negara itu pada bulan Mei dan Juni.
Skandal korupsi menyangkut sepak bola banyak terjadi di Malaysia, Vietnam dan Cina.
Sindikasi lintas perbatasan
Konfederasi Sepak Bola Asia menggambarkan skandal pengaturan hasil pertandingan sebagai "kanker" yang menghancurkan pertandingan.
"Berbagi informasi adalah kunci menumpas sindikasi ini dan FIFA memonitor operasi kami," kata Bakri.
Di Malaysia, perjudian di luar satu-satunya tempat judi, Genting, dianggap ilegal.
Kepolisian di Hong Kong dan Cina menggerebek sindikasi judi lintas perbatasan dan menyita kertas taruhan senilai lebih dari US$1 miliar.

























