Komisi khusus parlemen Brasil rekomendasikan pemakzulan presiden

Sumber gambar, Ag. Brasil
Komisi khusus parlemen Brasil sepakat merekomendasikan agar Presiden Dilma Rousseff dimakzulkan dari jabatannya.
Dari 65 orang anggota komisi khusus, 38 di antara mereka memilih merekomendasikan pemakzulan dan 27 orang menolak.
Adapun rekomendasi didasari klaim bahwa Rousseff sengaja memanipulasi anggaran pemerintah untuk menyembunyikan defisit yang kian membengkak.
- <link type="page"><caption> Warga Brasil gelar aksi menuntut mundur Presiden Rousseff</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160313_dunia_protes_rousseff" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Akan ditahan terkait kasus korupsi, mantan presiden Brasil jadi menteri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160315_dunia_brasil_lula_menteri" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Auditor Brasil tolak laporan anggaran Presiden Rousseff</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151008_dunia_rousseff_anggaran" platform="highweb"/></link>
Meski rekomendasi telah diajukan, keputusan pemakzulan tetap berada di tangan majelis rendah dan senat parlemen mengingat keputusan komisi khusus tidak mengikat dan bersifat simbolis.
Kini, dengan menggunakan rekomendasi tersebut, majelis rendah akan menentukan keputusan pada 17 April atau 18 April mendatang.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AFP
Diperlukan 342 suara dari 513 anggota majelis rendah untuk menyetujui pemakzulan. Jika pemakzulan disetujui, Rousseff akan diberhentikan sementara. Jajak pendapat harian Estadao mengindikasikan 292 anggota majelis rendah setuju melengserkan Rousseff, 115 anggota menolak, dan 106 lainnya belum memutuskan.
Apabila majelis rendah menyepakati pemberhentian Rousseff, langkah selanjutnya ialah mendapatkan persetujuan 54 suara dari 81 anggota Senat. Jika hal itu terjadi, Rousseff dapat dilengserkan dan tidak boleh menjabat posisi apapun dalam pemerintahan selama delapan tahun.
Perihal pemakzulan Rousseff telah membelah masyarakat di Brasil. Sebagian mendukung pemberhentian Rousseff, ada pula yang berkeras agar Rousseff tetap jadi presiden.
Untuk mencegah kerusuhan, kepolisian Brasil telah bersiaga di Ibu Kota Brasilia.









