Krisis pengungsi: Uni Eropa tingkatkan dana untuk PBB

Penyebaran pengungsi dengan kuota wajib, ditentang sejumlah negara Eropa timur

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Penyebaran pengungsi dengan kuota wajib, ditentang sejumlah negara Eropa timur

Para pemimpin Eropa sepakat untuk menganggarkan dana tambahan sebesar €1miliar (sekitar Rp.16 triliun) untuk membantu badan-badan PBB menangani pengungsi Suriah di Timur Tengah.

Ini merupakan bagian dari upaya baru untuk mengatasi krisis pengungsi di Uni Eropa.

Bantuan-bantuan tambahan akan disalurkan ke negara-negara tetangga Suriah, yang merupakan tempat pengungsian jutaan warga Suriah sejak kekerasan meletus tahun 2011.

Para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk memperkuat perbatasan-perbatasan Uni Eropa dengan negara-negara non Uni Eropa.

Ketua Dewan Eropa, Donald Tusk memperingatkan bahwa "gelombang terbesar pengungsi dan pendatang baru akan terjadi."

"Kita perlu mengoreksi kebijakan pintu dan jendela terbuka," katanya.

Sekitar setengah juta pendatang telah tiba di Eropa tahun ini, menimbulkan perbedaan yang sangat dalam antar negara-negara EU.

KTT darurat yang membahas masalah ini masih berlangsung di Brusel, di tengah sengketa sengit terkait relokasi 120.000 pengungsi

Uni Eropa menetapkan penyebaran pengungsi di negara-negara anggotanya dengan kuota wajib. Ini ditentang sejumlah engara eks Eropa timur seperti Rumania, Ceko, dan Slovakia. Malah Slovakia sedang menyiapkan langkah hukum menentang kebijakan ini.