AS cabut 'pembatasan bisnis' dengan Kuba

Havana

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Jumlah uang yang boleh dikirim dari Amerika Serikat ke Kuba juga ditingkatkan.

Amerika Serikat sudah mencabut lebih lanjut pembatasan perdagangan, komunikasi, dan perjalanan ke Kuba.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pemulihan hubungan kedua negara yang dicapai pada Bulan Juli dengan <link type="page"><caption> dibukanya kembali Kedutaan Besar Kuba di Washington.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150720_dunia_kuba_amerika" platform="highweb"/></link>

<link type="page"><caption> Amerika Serikat menyusul langkah itu dengan membuka kantor kedutaannya di Havana</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150814_dunia_kuba_amerika" platform="highweb"/></link> pada pertengahan Agustus, yang dulu ditutup pada tahun 1961.

Dengan langkah terbaru ini maka warga AS untuk pertama kali dalam waktu lebih dari setengah abad boleh berbisnis di Kuba.

Selain itu Washington juga meningkatkan batas pengiriman uang maupun jumlah uang yang boleh dibawa langsung dari AS ke Kuba.

John Kerry

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Menlu John Kerry memimpin langsung pembukaan Kedutaan Besar AS di Havana pada 14 Agustus 2014.

Terkait dengan kegiatan bisnis, maka warga yang mendapat izin ke Kuba boleh membuka rekening bank, mendirikan kantor, gudang, atau toko eceran serta menjalin usaha patungan dengan perusahanan Kuba.

<link type="page"><caption> Upaya normalisasi hubungan kedua negara ini dimulai Desember 2014 lalu,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/12/141217_normalisasi_kuba_as" platform="highweb"/></link> yang diawali dengan pembebasan warga AS, Alan Gross, oleh Kuba dan pembebasan tiga waga Kuba yang dipenjara di Florida untuk perkara mata-mata.

Dan sejak itu pemerintah Washington secara berangsur-angsur melonggarkan pembatasan-pembatasan terkait perjalanan dan perdagangan dengan Havana.