Amerika buka kembali kedutaan besar di Kuba

Sumber gambar, Reuters
Amerika Serikat membuka kembali kedutaan mereka di Havana, ibukota Kuba, yang ditutup pada tahun 1961, pada saat puncak Perang Dingin.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menjadi pejabat Amerika yang melakukan peresmian terhadap kedutaan tersebut.

Sumber gambar, Getty
Pembukaan ini menjadi wakil dari normalisasi hubungan diplomatik antara Washington dan Havana yang berantakan segera sesudah pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro, mengambil alih pemerintahan di sana.
Tiga orang bekas anggota marinir Amerika yang terakhir kali menurunkan bendera pada saat penutupan kedutaan di tahun 1961, diberi tugas untuk menaikkan kembali bendera Amerika pada upara itu.
Presiden Obama dan rekannya dari Kuba, Raul Castro, <link type="page"><caption> sepakat bulan Desember lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/12/141217_normalisasi_kuba_as" platform="highweb"/></link> untuk mengembalikan hubungan diplomatik kedua negara.

Sumber gambar, AFP
Sejak kesepakatan itu, AS telah memperlonggar pembatasan-pembatasan terkait perjalanan dan perdagangan.
Fidel Castro sendiri tidak menyambut terlalu antusias pemulihan hubungan itu dengan membuat surat terbuka untuk rakyat Kuba.
<link type="page"><caption> Kuba sendiri telah membuka kedutaan besar mereka di Washington</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150720_dunia_kuba_amerika" platform="highweb"/></link> pada bulan Juli lalu.











