Amerika buka kembali kedutaan besar di Kuba

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meresmikan pembukaan kedutaan besar AS di Havana, Kuba.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meresmikan pembukaan kedutaan besar AS di Havana, Kuba.

Amerika Serikat membuka kembali kedutaan mereka di Havana, ibukota Kuba, yang ditutup pada tahun 1961, pada saat puncak Perang Dingin.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, menjadi pejabat Amerika yang melakukan peresmian terhadap kedutaan tersebut.

Kedutaan AS di Havana, Kuba, dibuka untuk pertama kalinya dalam 54 tahun.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Kedutaan AS di Havana, Kuba, dibuka untuk pertama kalinya dalam 54 tahun.

Pembukaan ini menjadi wakil dari normalisasi hubungan diplomatik antara Washington dan Havana yang berantakan segera sesudah pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro, mengambil alih pemerintahan di sana.

Tiga orang bekas anggota marinir Amerika yang terakhir kali menurunkan bendera pada saat penutupan kedutaan di tahun 1961, diberi tugas untuk menaikkan kembali bendera Amerika pada upara itu.

Presiden Obama dan rekannya dari Kuba, Raul Castro, <link type="page"><caption> sepakat bulan Desember lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2014/12/141217_normalisasi_kuba_as" platform="highweb"/></link> untuk mengembalikan hubungan diplomatik kedua negara.

Publik Kuba sambut pembukaan kembali kedutaan AS di Havana.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Publik Kuba sambut pembukaan kembali kedutaan AS di Havana.

Sejak kesepakatan itu, AS telah memperlonggar pembatasan-pembatasan terkait perjalanan dan perdagangan.

Fidel Castro sendiri tidak menyambut terlalu antusias pemulihan hubungan itu dengan membuat surat terbuka untuk rakyat Kuba.

<link type="page"><caption> Kuba sendiri telah membuka kedutaan besar mereka di Washington</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150720_dunia_kuba_amerika" platform="highweb"/></link> pada bulan Juli lalu.