AS dan Kuba umumkan pembukaan kedutaan

PresidenBarack Obama

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Presiden Obama menyatakan warga AS dan Kuba tidak lagi 'dipenjara oleh masa lalu'.

Washington dan Havana sepakat untuk membuka kembali kedutaan masing-masing setelah putusnya hubungan diplomatik keduanya tahun 1961.

Pemulihan hubungan diplomatik penuh akan segera ditempuh dengan pembukaan kedutaan pada 20 Juli mendatang.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan bahwa langkah tersebut mencerminkan warga AS dan Kuba tidak lagi 'dipenjara oleh masa lalu'.

"Warga Amerika dan Kuba sama-sama siap untuk melangkah maju," tutur Obama.

Sebagai cermin dari semangat atas langkah yang penting ini, pidato Presiden Obama saat mengumumkan pembukaan kedutaan disiarkan langsung oleh stasiun TV Kuba.

Presiden Barack Obama

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pidato Presiden Obama disiarkan langsung oleh stasiun TV Kuba.

Setelah pembekuan hubungan awal 1960-an lalu, kedua negara mencapai kesepakatan untuk <link type="page"><caption> memulai perundingan pada akhir tahun 2014.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/04/150415_kuba_as_teror" platform="highweb"/></link>

Bulan April tahun ini, Presiden Obama dan pemimpin Kuba Raul Castro, untuk pertama kali melakukan pertemuan resmi.

Sebulan setelah pertemuan, Amerika Serikat kemudian <link type="page"><caption> mencabut Kuba dari daftar negara yang mendukung terorisme.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150529_dunia_as_kuba" platform="highweb"/></link>

Walau sudah ada hubungan transportasi antara kedua negara, warga negara Amerika Serikat masih tetap dilarang untuk bepergian ke Kuba.

Dan Kuba juga masih menjadi sasaran embargo perdagangan yang diterapkan sejak tahun 1962 lalu walau Presiden Obama sudah mendesak Kongres untuk mencabutnya.