PBB embargo senjata pemberontak Houthi

Sumber gambar, epa
Dewan Keamanan PBB telah menetapkan embargo terhadap pemberontak Houthi beserta sekutu-sekutu mereka di Yaman, yaitu pasukan yang loyal terhadap bekas Presiden Ali Abdullah Saleh.
Resolusi Dewan Keamanan juga menyerukan agar pemberontak menarik diri dari wilayah yang telah mereka rebut. Selain itu, PBB juga menetapkan larangan bepergian dan pembekuan aset dari pemimpin pemberontak Houthi serta anak dari Presiden Saleh.
Pasukan pemberontak telah berhasil memaksa <link type="page"><caption> pemerintahan Yaman mengungsi keluar dari ibukota</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150327_yaman_presiden_saudi" platform="highweb"/></link> Sana'a dan kini mereka sedang bertempur untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka ke seluruh wilayah negeri itu.
Pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi sedang melancarkan serangan udara untuk mendukung pasukan pemerintah.
Sementara Al Qaeda dan kelompok suku bersenjata ikut serta dalam bentrokan-bentrokan yang terjadi, termasuk <link type="page"><caption> merebut fasilitas penting seperti terminal minyak dan gas </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150414_yaman_minyak" platform="highweb"/></link>di Aden.
Arab Saudi menolak usulan perdamaian yang diajukan oleh Iran yang mendukung kelompok Houthi.
Sementara itu Iran menyatakan akan mengajukan proposalnya kepada PBB pada hari rabu besok.







