Kelompok suku bersenjata rebut pelabuhan minyak di Aden

Salah satu kelompok suku bersenjata di Yaman berhasil merebut pelabuhan minyak di Balhalf, Teluk Aden.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Salah satu kelompok suku bersenjata di Yaman berhasil merebut pelabuhan minyak di Balhalf, Teluk Aden.

Salah satu kelompok suku yang bersenjata di Yaman berhasil merebut pelabuhan minyak dan gas di Teluk Aden.

Unit tentara yang bertugas untuk menjaga fasilitas tersebut dilaporkan menyerah.

Sumber dari kelompok suku itu menyatakan kepada kantor berita AFP bahwa 400 orang tentara yang ditugaskan menjaga terminal itu "meletakkan senjata dan pasukan kami berhasil memasuki pelabuhan dan kantor fasilitas itu."

Sumber ini juga menyatakan bahwa kelompok sukunya bertekad untuk menjamin keamanan di lokasi tersebut.

Pelabuhan minyak di Balhalf itu merupakan satu-satunya terminal minyak dan gas di Yaman.

Pasukan pemerintah, pemberontak Houthi, dan kelompok-kelompok suku yang bersenjata, saat ini sedang berperang memperebutkan kekuasaan di Yaman.

Pada hari Selasa (14/04), Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, mengusulkan rencana empat hal, termasuk gencatan senjata, dialog kelompok yang bertikai serta bantuan kemanusiaan, untuk mengakhiri konflik di sana.

Ia juga menegaskan posisi Teheran yang menentang serangan udara yang dilakukan oleh Arab Saudi dan koalisinya terhadap pemberontak Houthi.

Dewan Keamanan PBB hari Selasa diharapkan akan mendikusikan sanksi, termasuk embargo senjata, terhadap pemberontak Houthi.