Menlu AS tolak pertemuan dengan Putin

Sumber gambar, AP
Para pejabat Amerika Serikat mengatakan Menteri Luar Negeri, John Kerry, telah menolak tawaran pertemuan dengan Presiden Russia, Vladimir Putin, sebelum Moskow menanggapi usulan Amerika untuk mengatasi krisis di Krimea, wilayah Ukraina.
"Amerika Serikat perlu melihat bukti nyata bahwa Rusia siap melibatkan diri dalam usulan diplomatik yang kami tawarkan guna memfasilitasi dialog langsung antara Ukraina dan Rusia dan untuk menggunakan mekanisme internasional seperti kelompok penghubung guna meredakan konflik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jen Psaki.
Menurut Psaki, Kerry telah menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahwa ia akan menyambut pembicaraan dengan fokus meredakan krisis di Ukraina bila Rusia siap membahas <link type="page"><caption> usulan yang ditawarkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140305_ukraine_obama_resolution.shtml" platform="highweb"/></link>.
Oleh karena itu, lanjutnya, mungkin saja Menlu Kerry bertemu dengan Menlu Lavrov sebelum referendum Krimea yang direncanakan akan digelar hari Minggu (16/03).
Kerry sebelumnya menegaskan kepada Lavrov bahwa intervensi militer Moskow di Krimea membuat perundingan sangat sulit dilakukan.
Beberapa pejabat Amerika mengatakan bila referendum tetap digelar untuk menentukan apakah Krimea akan menjadi bagian dari wilayah Rusia, maka tidak banyak lagi yang bisa dibicarakan.
Sementara itu, hari ini (11/03) para pejabat Amerika dan Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan di London guna membahas pemberlakuan sanksi keras terhadap Rusia, seandainya perundingan gagal.





