PM interim Ukraina ditunjuk

Pemerintahan baru Ukraina telah dibentuk di markas kelompok demonstran di kota Kiev menyusul tersingkirnya Presiden Viktor Yanukovych minggu lalu.
Koalisi aktivis dan demonstran yang menamakan diri Dewan Maidan menunjuk pemimpin partai oposisi Arseniy Yatsenyuk untuk menjadi perdana menteri interim. Sejumlah aktivis dipilih untuk masuk dalam kabinet darurat tersebut.
Amerika Serikat telah menawarkan bantuan ekonomi dengan pinjaman hingga US$ 1 miliar (Rp11,6 triliun).
Sementara itu Yanukovych masuk dalam daftar internasional orang paling dicari.
Presiden buron, yang keberadaannya tidak diketahui itu, dituduh berada di balik kematian 100 demonstran minggu lalu di Maidan.
AS peringatkan Rusia
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan Washington berencana untuk menawarkan pinjaman kepada Ukraina pinjaman untuk membantu menstabilkan perekonomian negara itu.
Kerry juga memperingatkan Rusia bahwa mereka akan melakukan "kesalahan besar" jika memulai intervensi militer di Ukraina.

Sumber gambar, Reuters
Dewan Maidan mengusulkan Arseniy Yatsenyuk, pemimpin Partai Fatherland, untuk memimpin kabinet sampai pemilihan presiden Mei mendatang.
Yatsenyuk, mantan ketua parlemen dan menteri luar negeri, telah menjadi salah satu pemimpin oposisi utama selama protes yang pertama kali meletus pada akhir November.
"Kita harus mengambil langkah-langkah yang sangat tidak populer karena pemerintah dan presiden sebelumnya sangat korup yang membuat keuangan negara menjadi buruk," kata Yatsenyuk kepada BBC Ukraina.









