Batas waktu senjata kimia Suriah berakhir

Tenggat pemindahan senjata kimia dari Suriah kemungkinan besar tidak akan terpenuhi hari Selasa ini (31/12).
Peti kemas berisi bahan-bahan berbahaya tidak bisa diangkut dari kota pelabuhan Suriah di Latakia dan kapal-kapal Norwegia yang tadinya akan membawa peti-peti tersebut berubah haluan dan sekarang kembali ke Limassol, Siprus, untuk mengisi bahan bakar.
Menurut rencana kapal-kapal ini akan kembali ke Latakia dalam beberapa hari ke depan.
Wartawan BBC yang berada di satu satu kapal fregat Norwegia, Anna Holligan, mengatakan penundaan ini akan membuat masyarakat internasional kecewa.
Ia mengatakan kegagalan memenuhi batas akhir pemindahan senjata kimia dari Suriah menunjukkan sulitnya melakukan tugas ini, meski ada mandat internasional dan didukung oleh Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Pemindahan senjata kimia dari Suriah dianggap sebagai salah satu faktor pendorong perundingan damai Suriah.
Hari Sabtu lalu (28/12) organisasi yang melarang senjata kimia dan PBB mengatakan kegagalan memindahkan senjata kimia dari Suriah dalam beberapa hari terakhir lebih disebabkan oleh faktor eksternal, yaitu kekhawatiran tentang situasi keamanan dan kendala teknis.





