Korut diduga lakukan lebih dari satu tes nuklir

Peluncuran roket Korea Utara
Keterangan gambar, Korea Utara meluncurkan roket pada Desember 2012 dan mengatakan akan melakukan tes nuklir.

Presiden Korea Selatan yang masa jabatannya hampir habis, Lee Myung-bak, mengatakan ia yakin Korea Utara mungkin mempersiapkan lebih dari satu kali uji coba nuklir.

Korea Utara telah menyatakan akan <link type="page"> <caption> melakukan uji coba peralatan nuklir</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130124_tes_nuklir_korut.shtml" platform="highweb"/> </link> dalam waktu beberapa hari mendatang, tetapi menurut Lee Myung-bak, Korea Utara akan melakukan sejumlah uji coba secara serentak.

Presiden Korea Selatan itu mengatakan pendekatan persuasif tidak berhasil membujuk Korea Utara meninggalkan program nuklir.

Uji coba nuklir berpotensi membuat Korea Utara selangkah lebih maju menuju senjata nuklir mini, tahap penting dalam menjadikan peralatan nuklir menjadi senjata yang bisa diluncurkan.

"Bila Korea Utara menghasilkan senjata mini yang bisa digunakan sebagai hulu ledak rudal, hal itu benar-benar akan menjadi ancaman," kata Lee kepada sebuah surat kabar Korea Selatan.

"Oleh karena itu dunia memperhatikan dengan seksama," tambahnya.

Rencana uji coba nuklir Korea Utara tidak hanya kali ini terjadi. Negara itu mengadakan uji coba nuklir pada 2006 dan 2009.

Kedua uji coba nuklir dilakukan setelah peluncuran roket jarak jauh. PBB menggolongkan peluncuran itu sebagai uji coba teknologi rudal yang sebenarnya dilarang.