Kisruh deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru: Neno Warisman dievakuasi

Neno Warisman

Sumber gambar, Fakhrurozi/BBC News Indonesia

Keterangan gambar, Kepolisian melarang Neno Warisman, yang menumpang di sebuah kendaraan roda empat, untuk meninggalkan komplek bandara tersebut karena alasan keamanan.

Neno Warisman diterbangkan ke Jakarta setelah bertahan delapan jam di bandara Pekanbaru.

Sebelumnya ia bersikukuh untuk tetap melakukan deklarasi #2019GantiPresiden di Riau, kendati ditolak dan dihadang beberapa kelompok massa dan tak diizinkan oleh polisi.

Mantan penyanyi pop dan pemain sinetron itu kembali ke Jakarta dengan sebuah pesawat yang tinggal landas dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, pada pukul 22.30 WIB, kata Jaya Tahoma Sirait, pimpinan PT Angkasa Pura, kepada wartawan, Sabtu (25/08) malam.

Menurut polisi, acara itu tak diizinkan karena tagar #2019GantiPresiden sudah termasuk kampanye.

"Itu boleh, tapi kalau sudah masuk jadwal kampanye, ini kan masalahnya belum masuk masa kampanye," kata juru bicara Polri Irjen Setyo Wasisto, seperti dilaporkan Detikcom.

"Demokrasi kan saling menghormati bukan main menang sendiri, polisi ini sebagai penengah, tapi kalau semuanya memanfaatkan curi-curi start itu kan repot juga," tambahnya.

Sampai saat-saat akhir, Neno Warisman dan pendukungnya -yang bertahan di Bandar Udara SSK II- menuntut kepolisian agar dibiarkan menggelar deklarasi #2019GantiPresiden itu pada Minggu (26/08) di Tugu Pahlawan di Pekanbaru, Riau.

Pihak Neno Warisman sempat meyakini bahwa terlepas dari kekisruhan, mereka tetap bisa melaksanakan rencana mereka.

"Berdasarkan laporan panitia, acara akan tetap digelar," kata pengacara Neno Warisman, Mursal Fadillah, kepada wartawan di bandara SSK II, Minggu sore.

Neno Warisman tiba di Pekanbaru pada Sabtu sekitar pukul 15:00. Ia dihadang massa saat hendak meninggalkan lapangan parkir bandara.

Polisi kemudian mencegah upaya Neno dan timnya yang mencari cara untuk meninggalkan kompleks bandara, dengan alasan keamanan, seperti dilaporkan wartawan Riauonline, Hasbullah Tanjung, untuk BBC News Indonesia.

Sejak Sabtu (25/08) siang, sekelompok orang menggelar aksi di depan bandara SSK untuk menolak kedatangan Neno Warisman. Mereka juga menolak rencana deklarasi tersebut.

Neno Warisman

Sumber gambar, Hasbunal Tanjung/BBC News Indonesia

Keterangan gambar, Menjelang sore, sekelompok orang yang menyebut sebagai pendukung Neno Warisman tiba di bandara SSK II. Tetapi mereka kemudian ditahan aparat agar tidak meninggalkan bandara.

Setelah mengetahui Neno sudah mendarat di bandara dan berencana meninggalkan bandara, massa sempat berusaha mendekati bandara, tetapi dihadang aparat kepolisian.

"Sebagian anggota kelompok massa itu melemparkan botol plastik minuman ke arah mobil yang ditumpangi Neno," kata Hasbullah, yang berada di lokasi kejadian.

Menjelang sore, sekelompok orang yang menyebut sebagai pendukung Neno Warisman tiba di bandara SSK II. Tetapi mereka kemudian ditahan aparat agar tidak meninggalkan bandara.

"Pihak kepolisian belum mengizinkan buka pagar, alasannya suasana tidak kondusif," ujar salah-seorang pendukung Neno.

Sebelumnya, Kapolda Riau Brigjen Eko Widodo Prihastopo meminta agar deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Riau, dibatalkan.

"Saya harapkan dan saya tegaskan batalkan itu. Batalkan. Karena tidak ada manfaatnya. Mudharatnya banyak," kata Widodo kepada wartawan, Jumat siang (24/08).

Neno Warisman

Sumber gambar, Tribunnews.com/Ferdinand Waskita

Keterangan gambar, Rencananya deklarasi #2019GantiPresiden digelar di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (26/8/2018) dan dihadiri Neno Warisman, yang dikenal sebagai salah satu aktivis gerakan ini.

Rencananya deklarasi #2019GantiPresiden digelar di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (26/8/2018) dan dihadiri Neno Warisman, salah seorang pendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai capres.

Rencana deklarasi ini kemudian ditolak oleh sekelompok massa karena dianggap akan memecah belah masyarakat Riau.

Sementara, setelah tidak mendapatkan izin dari kepolisian, panitia deklarasi itu dilaporkan menyatakan mundur dari kepanitiaan dan sekaligus menunda acaranya pada awal September nanti.

"Dengan ini kami panitia pelaksanaan deklarasi #2019GantiPresiden menyatakan di Riau untuk 26 Agustus 2018 memutuskan deklarasi diganti atau dijadwalkan pada 2 September 2018 dan disesuaikan," kata Ketua Presidium Dewan Pimpinan Wilayah Riau Muhammad Husni Thamrin, Jumat (24/08) di Pekanbaru.

Kampanye #2019GantiPresiden sejak awal dipertanyakan dan sering ditolak oleh kubu pendukung Joko Widodo.

Aksi penolakan terhadap deklarasi seperti itu serupa juga digelar di sejumlah kota, di antaranya Surabaya.

Apa himbauan Bawaslu dan KPU?

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sendiri sudah mengimbau agar kader partai politik tidak menggunakan tanda pagar #2019gantipresiden, tetapi mengakui tidak ada aturan yang bisa melarangnya.

"Ini kan belum masa kampanye. Hanya bagaimana prosesnya lancar. Yang penting menjaga agar tetap kondusif," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifudin, awal Agustus lalu.

gantipresiden

Sumber gambar, YOUTTUBE/DUTA ISLAM TV

Keterangan gambar, Dua pria dengan kaus yang saling berbeda pendapat berfoto dengan akrab saat hari bebas kenderaan bermotor di Jakarta pusat, Minggu (29/04).

Sementara, Ketua KPU Arief Budiman, mengatakan, pihaknya hanya bisa menghimbau agar para pendukung bisa menahan diri dalam mendukung calonnya masing-masing.

"Ini sebenarnya imbauan, ya. KPU dan Bawaslu ingin Pemilu ini sejuk, aman dan damai. Jadi saya harap semua mematuhi koridor yang diatur dalam undang-undang maupun peraturan KPU," ujar Arief.

"Jadi, tidak boleh mencela, menghina. Jangan sampai nanti ada kalimat yang memicu timbulnya pertikaian di antara kita. Ikuti saja ketentuan yang ada," lanjut dia.