Kamp Calais di Prancis sudah selesai dikosongkan

Sumber gambar, AP
Prancis mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan pengosongan kamp migran 'rimba' di Calais, tiga hari setelah operasi penggusurannya dilaksanakan.
Pengumuman yang datang dari petugas regional itu dikeluarkan ketika api masih menyala di kamp, setelah pembakaran bekas kamp dimulai tadi malam hingga pada Rabu pagi (26/10).
Kamp tersebut menjadi simbol kunci krisis imigrasi Eropa, di mana para imigran nekad untuk mencapai Inggris.
Pihak berwenang telah memindahkan para imigran ke tempat-tempat penampungan di sekitar Prancis sejak Senin (24/10).
Fabienne Buccio, pejabat polisi Pas-de-Calais, mengatakan, "Ini adalah akhir dari kamp rimba, misi kami selesai. Tidak ada lagi imigran di kamp itu."
Lima ribu orang telah dikirim ke pusat-pusat pemberangkatan sebelum dibawa ke pusat-pusat penampungan dan orientasi di sekitar negeri itu, kata Buccio.

Sumber gambar, Reuters
Sebelum Rabu sore, 1.500 anak akan dikirim ke pusat-pusat penampungan sementara berupa bekas-bekas kontainer yang berada di dekat Pelabuhan Calais.
Kamp Calais ini diperkirakan berpenghuni 6.000-8.000 orang. Bus-bus digunakan untuk memindahkan orang-orang di sekitar Prancis sejak operasi tersebut dimulai.
Wartawan BBC Simon Jones, yang berada di kamp, mengatakan ada kemungkinan sebagian besar orang hilang, kalau tidak menumpang di tempat lain atau bergelandangan di sekitar Calais, atau pergi ke kota-kota lain sesuai kemauan mereka sendiri.
Pihak berwenang khawatir mereka akan kembali untuk mendirikan kamp lagi setelah pengosongannya selesai.
Lebih dari 1.200 petugas polisi dikerahkan untuk menjalankan operasi pengosongan di Calais.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, Gavin Lee









