Afrika Selatan 'sembunyikan' dana US$10 juta untuk FIFA

Danny Jordaan

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Danny Jordaan adalah tokoh kunci pencalonan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.

Satu surat yang ditulis ketua asosiasi sepak bola Afrika Selatan sepertinya makin menguatkan dugaan bahwa negara tersebut berupaya menyembunyikan pembayaran dana US$10 juta atau sekitar Rp132,7 miliar kepada FIFA.

Para pejabat Afrika Selatan membantah bahwa dana tersebut adalah uang suap agar Afrika Selatan bisa menggelar Piala Dunia 2010.

Namun surat yang dialamatkan kepada sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke tersebut memperlihatkan bahwa ketua asosiasi sepak bola Afrika Selatan, Danny Jordaan, menyarankan -setelah berdiskusi dengan menteri luar negeri Afrika Selatan- agar dana ini ditransfer malalui saluran-saluran tidak langsung.

Aparat penegak hukum di Amerika Serikat mengatakan uang tersebut adalah suap kepada para pejabat FIFA untuk memastikan negara tersebut ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia.

'Dana sah'

Mereka mengatakan pengiriman dana US$10 juta ini menjadi satu satu penyelidikan utama dari serangkaian kasus korupsi yang diduga dilakukan pejabat-pejabat FIFA.

Dalam kasus-kasus tersebut, tujuh pejabat senior FIFA, termasuk dua wakil presiden, ditahan di Swiss ketika akan menghadiri kongres organisasi sepak bola dunia tersebut.

Amerika mengeluarkan 14 dakwaan yang menduga mereka menerima suap lebih dari US$150 juta dalam kurun 24 tahun.

Salah satu yang didakwa, Chuck Blazer, telah mengaku bersalah menerima suap terkait penetapan Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia

Sementara itu pemerintah Afrika Selatan mengatakan uang US$10 juta ini adalah dana sah yang diperuntukkan bagi pengembangan sepak bola di kawasan Karibia.