AFC dukung Qatar tetap jadi tuan rumah 2022

Sumber gambar, AFP
Konfederasi sepakbola Asia (AFC) menyatakan tetap mendukung Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, di tengah seruan agar penyelenggaraan dipindah.
Saat ini pihak berwenang Amerika Serikat dan Swiss sedang mengadakan penyelidikan, apakah proses pemilihan Qatar itu berlangsung secara adil.
Di pihak lain, Inggris baru saja menyatakan bahwa mereka 'siap seandainya diminta' menyelenggarakan Piala Dunia apabila Qatar tidak lagi menjadi tuan rumah tahun 2022.
AFC menyatakan bahwa komunitas sepakbola tetap bersama Qatar dan menyatakan bahwa penggemar sepakbola di wilayah Teluk Arab pantas untuk mendapatkan kesempatan guna memperlihatkan gairah mereka terhadap olahraga itu.
Sebelumnya presiden Asosiasi Sepakbola Qatar, <link type="page"><caption> Sheikh Hamad Bin Khalifa Bin Ahmed Al-Thani, menyatakan mereka akan tetap meneruskan persiapan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/06/150603_olahraga_fifa_qatar" platform="highweb"/></link> penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di sana.

Sumber gambar, AFP
Saat ini kemenangan Rusia dalam tender penyelenggaraan Piala Dunia 2018 juga sedang berada dalam penyelidikan.
<link type="page"><caption> Di Australia, polisi juga sedang menyelidiki dugaan korupsi seputar pembayaran</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/news/world-australia-33002250" platform="highweb"/></link> yang dikaitkan dengan kegagalan mereka memenangkan usaha menyelenggarakan Piala Dunia 2022.
Sebagian dari tender itu termasuk dana untuk peningkatan kapasitas stadion yang diduga digelapkan oleh pejabat FIFA.
Pejabat badan sepakbola Australia sendiri menyatakan proses berjalan "bersih", dan mereka hanya menerima satu suara dalam penentuan pemenang tender itu, kalah dari Qatar.













