Bernstein serukan Eropa boikot Piala Dunia 2018

bernstein

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Dalam pernyataannya Bernstein juga mengatakan FIFA adalah organisasi totaliter yang mengingatkannya pada zaman Soviet dulu.

Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, didesak untuk melobi UEFA agar Eropa memboikot Piala Dunia mendatang, kecuali bila FIFA menerapkan reformasi.

Mantan ketua FA, David Bernstein mengatakan kepada BBC Sport saatnya untuk mengambil langkah "drastis" menentang organisasi dunia itu.

Ia menyatakan turnamen dunia itu tidak akan serius tanpa keikutsertaan negara-negara Eropa dan bahwa boikot itu perlu didukung oleh publik Inggris.

Dalam perkembangan lain, Bernstein telah mengundurkan diri dari gugus tugas antidiskriminasi FIFA.

Ia menggambarkan tugas itu tidak efektif dan mengakhiri kaitan dengan organisasi sepak bola dunia.

Dalam wawancara ekslusif, Bernstein juga mengatakan:

  • FIFA adalah organisasi 'totaliter' yang mengingatkannya pada zaman Soviet
  • Kredibilitas sepak bola "sangat tercemar" di bawah rezim FIFA
  • Memilih Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 merupakan "satu hal yang paling tidak beralasan dalam sejarah sepak bola."

Bernstein mengeluarkan pernyataan itu setelah muncul laporan Kamis lalu terkait proses terpilihnya tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 yang <link type="page"><caption> dipertanyakan oleh Michael Garcia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141113_fifa_inggris_fa.shtml" platform="highweb"/></link>, orang yang justru melakukan penyelidikan, tidak lama setelah laporan diterbitkan.

Bernstein menjadi ketua FA selama tiga tahun dari Januari 2011, satu bulan setelah Rusia dan Qatar dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia, masing-masing untuk 2018 dan 2022.

Inggris juga mengajukan diri sebagai calon tuan rumah untuk 2018 namun tidak terpilih.