Putra Presiden Zuma mundur dari perusahaan Gupta

Sumber gambar, AFP
Putra Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, sudah mengundurkan diri dari direktur di sebuah perusahaan milik keluarga Gupta yang 'memiliki pengaruh politik'.
Perusahaan tambang, Oakbay Resource, mengatakan Duduzane Zuma sudah ke luar dari anak perusahaannya, Shiva Uranium, setelah 'serangan politik yang bertubi-tubi.'
Ditambahkan bahwa keterkaitan putra presiden yang berusia 33 tahun itu dengan perusahaan akan membuat kerja dan kehidupan para karyawan berada dalam risiko.
- <link type="page"><caption> Skandal rumah pribadi dibiayai negara, Presiden Zuma minta maaf</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160402_dunia_zuma_minta_maaf" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Presiden Zuma digugat untuk kembalikan dana negara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/02/160209_majalah_afrika_selatan_zuma" platform="highweb"/></link>
Keluarga Gupta yang kaya raya dituduh memiliki pengaruh besar atas Presiden Zuma.

Sumber gambar, EPA
Menteri Keuangan Afrika Selatan, Mcebisi Jonas, menuduh keluarga Gupta amat berpengaruh dan menawarkan jabatan menteri keuangan kepadanya sebelum Presiden Zuma secara kontroversial memecat pendahulunya, Nhlanhla Nene, Desember tahun lalu.
Duduzane Zuma sebelumnya menjabat sebagai direktur noneksekutif di Shiva Uranuim dan dua anggota keluarga Gupta, Atul Gupta dan Varun Gupta, juga ikut mundur.
Sejumlah lembaga keuangan, antara lain Barclays Africa dan KPMG, sudah menutup rekening Oakbay Investments terkait dugaan hubungan antara perusahaan itu dengan Presiden Zuma.
Keluarga Gupta berulang kali membantah memiliki pengaruh atas Presiden Zuma dan pemerintahannya.
Tuntutan agar Presiden Zuma mengundurkan diri tampaknya masih terus berlanjut walapun dia sudah berhasil lolos dari tuntutan permakzulan oleh parlemen pekan lalu.









