Harga saham di Eropa bergerak naik

Sumber gambar, epa
Bursa saham di Eropa bergerak naik tertolong oleh naiknya harga minyak dan harapan adanya langkah stimulus dari bank sentral.
Indeks saham unggulan London, FTSE 100, meningkat hampir 2%, dan saham di beberapa negara lain memperlihatkan peningkatan serupa.
Pemulihan harga saham ini dimulai hari Kamis (21/01), menyusul konferensi pers dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi.
Selain melakukan stabilisasi nilai tukar mata uang euro, Draghi memberi isyarat bahwa ECB juga akan mengambil langkah lanjutan untuk mendorong ekonomi Eropa tahun ini.
Peningkatan ini mengakhiri guncangan yang terjadi pada pasar saham dalam pekan terakhir.
Pasar saham sempat jatuh awal pekan ini seiring kekhawatiran investor terhadap harga minyak bumi dan prospek ekonomi Cina.
Minyak bumi

Sumber gambar, AP
Awal pekan ini, harga minyak turun ke tingkat terendah dalam 12 tahun terakhir sesudah adaya peringatan dari Badan Energi Internasional tenang kemungkinan adanya "kelebihan pasokan" di tahun 2016.
Namun pada hari Jumat (22/01), harga minyak mentah Brent dan di Amerika meningkat.
Kemungkinan cuaca musim dingin di Amerika dan Eropa diduga sebagai salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tersebut.
Pantai timur Amerika diperkirakan akan terkena badai salju besar mulai hari Jumat (22/01).









