Jumlah pelanggan meningkat, harga saham Netflix melonjak

Sumber gambar, Getty
Perusahaan streaming-film, Netflix, mengungkapkan kenaikan drastis jumlah pelanggan pada kuartal empat 2015 membuat harga sahamnya naik hingga 8%.
Berdasarkan catatannya, Netflix menambah 5,59 juta pelanggan-baru pada tiga bulan terakhir tahun lalu, sehingga saat ini terdapat total 74,76 juta pelanggan.

Sumber gambar,
Apalagi awal tahun ini, perusahaan tersebut telah memperluas jaringannya ke 130 negara, termasuk Indonesia.
Ekspansi tersebut diperkirakan akan meningkatkan jumlah pelanggan pada kuartal pertama 2016 sebesar 6,1 juta orang, naik dari 4,88 juta pada kuartal sama tahun lalu.
Tantangan ke depan
Meskipun jumlah pelanggannya meningkat, laba Netflix sepanjang tiga bulan terkahir tahun 2015 menurun dibandingkan tahun lalu, kendati dari sisi pendapatan masih positif.

Sumber gambar, Reuters
“Meskipun ada gejolak nilai tukar mata uang, kami masih memperoleh laba pada kuartal empat 2015. Pendapatan bersih pun mencapai US$43 juta atau 600 miliar rupiah,” ungkap Netflix dalam sebuah pernyataan.
Dalam ekspansi globalnya, Netflix menargetkan pelanggan dari masyarat “dengan kelas ekonomi menengah atas yang memiliki kartu kredit dan telepon pintar.”
Meskipun begitu, layanan streaming yang terkenal akan program House of Cards dan Fargo ini, masih berusaha untuk bisa masuk ke Cina.

Sumber gambar, Netflix
Posisinya secara global juga masih belum mulus karena tidak semua negara bisa mengakses seluruh konten Netflix. Beberapa negara bahkan hanya bisa menonton 10% dari total tayangan yang bisa ditonton pelanggan di Amerika.
“Dan masih butuh waktu lama agar penonton di seluruh dunia bisa menonton semua film yang sama”.
Dihitung dalam 12 bulan terakhir, harga saham bahkan telah naik 124%.









