Saham Eropa terangkat peningkatan di Cina

Sumber gambar, AFP
Harga saham di Cina ditutup meningkat 2% pada perdagangan hari Jumat 8 Januari, sesudah mengalami <link type="page"><caption> pelemahan parah sepanjang pekan ini</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160107_majalah_saham_cina.shtml" platform="highweb"/></link>.
Peningkatan ini juga mengangkat perdagangan saham di Eropa, membuat saham utama di bursa London, FTSE 100, meningkat 0,93%.
Di Frankfurt, saham-saham utama DAX juga naik 1,0% dan CAC 40 di Paris juga naik 0,7%.
<link type="page"><caption> Pihak berwenang Cina memutuskan untuk mencabut aturan 'circuit breaker'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160108_majalah_cina_yuanmelonjak.shtml" platform="highweb"/></link> yang secara otomatis menghentikan perdagangan ketika perdagangan memanas.
Perdagangan membaik setelah pencabutan aturan itu diumumkan.
Bank sentral Cina juga memperkuat mata uang yuan sesudah terjadi pelemahan hari Kamis, 7 Januari, yang dianggap sebagai masalah bagi perekonomian Cina.
Wartawan BBC di Beijing mengatakan, alasan panasnya perdagangan saham di Cina karena "adanya pembeli saham yang memperlakukan perdagangan saham seperti lomba balap anjing."
Sementara Anne Richards, kepala investasi di Aberdeen Asset Management, mengatakan ia "melihat minimnya pengalaman" pada sebagian peraturan perdagangan saham di Cina sebagai penyebab, selain investor yang juga tak berpengalaman.
"Ini bukan situasi yang baik," kata Richards, "tapi akan membaik seiring berjalannya waktu."









