#TrenSosial: Polisi Australia selidiki insiden kepala babi di dekat masjid

kepala babi

Sumber gambar, Facebook

Keterangan gambar, Kepala babi diletakkan di toilet tak jauh dari tempat wudu di masjid Universitas Western Australia.

Polisi Australia tengah menyelidiki insiden ditaruhnya kepala babi di toilet dekat tempat wudu masjid di Universitas Western Australia.

Kepala babi yang sudah dipotong itu ditemukan pertama kali oleh seorang mahasiswa doktoral di universitas itu, Majdi Faleh, pada pagi hari Minggu (06/12).

Dalam pesan di Facebook Faleh, mahasiswa asal Tunisia itu menulis, "Perasaan pertama saya adalah seperti seseorang yang merasa terancam. Saya tidak menyangka akan melihat itu (kepala babi yang sudah dipotong)."

"Motivasi bagi orang-orang ini adalah mencoba mengatakan bahwa Anda tidak diinginkan di sini," tulis Faleh dalam posting yang dibagikan ratusan kali namun telah dihapus.

Kepada BBC Indonesia, Faleh mengatakan ia tengah menunggu hasil penyelidikan polisi, yang mendapatkan laporan tentang insiden ini dari Universitas Western Australia.

"Mereka (polisi) belum mengetahui siapa yang berada di balik ini. Kami menunggu," tambahnya.

Ia mengatakan komunitas Muslim di Perth, tempat ia tinggal, "agak kawatir terutama karena sejumlah komentar melalui Facebook".

'Memicu kebencian agama dan rasial'

Akun Facebook University of Western Australia (UWA) menulis "pihak universitas sangat sedih atas kejadian yang disayangkan di kampus."

"Kejadian ini menyangkut orang yang menggunakan ruang sembayang Muslim yang menjadi sasaran. Masalah ini telah dilaporkan ke polisi. Kami ingin menekankan bahwa UWA berupaya keras mendukung keberagaman kultural dan komunitas kampus yang toleran dan Universitas akan menawarkan bantuan kepada mahasiswa Muslim dalam kondisi seperti ini."

Sejumlah komentar yang masuk di akun Facebook UWA termasuk dari akun atas nama Go Wallabies yang menulis, "Sangat menyedihkan. Sebelumnya saya tidak pernah merasa terancam sebagai mahasiswa Muslim dalam tahun kedua di UWA dan itulah apa yang paling saya sukai di UWA, toleransi agama dan keberagaman."

Organisasi mahasiswa UWA Student Guild juga mengecam tindakan menaruh kepala babi ini.

"The UWA Student Guild mengecam keras insiden yang sangat menyinggung dan sama sekali tidak dapat diterima. Tindakan seperti ini dirancang untuk memicu kebencian agama dan ras," kata organisasi ini seperti dikutip ABC News.