#TrenSosial: Ramai-ramai berlagak 'simpatisan teroris'

Sumber gambar, TWITTER
Inggris sudah melancarkan s<link type="page"><caption> erangan-serangan udara pertama ke sasaran-sasaran ISIS di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151204_dunia_cameron_misi_isis_suriah" platform="highweb"/></link>. Namun perdebatan di parlemen yang mendahului keputusan serangan itu juga masih jadi perbincangan di Twitter, khususnya terkait pernyataan yang dilontarkan Perdana Menteri Inggris David Cameron.
'Simpatisan teroris' menjadi topik pembahasan yang tren di ranah media sosial Inggris Rabu (02/12) pagi, didorong oleh para penentang pemboman ke Suriah, yang sebagian mengambil alih label dalam penggunaan bernada ironis untuk mengecam PM.

Sumber gambar, TWITTER
Dalam pertemuan dengan para anggota parlemen Partai Konservatif, Selasa (01/12) malam, PM Cameron memperingatkan bahwa jika pemungutan suara di parlemen dimenangkan suara yang menentang serangan ke Suriah, akan rusaklah jalinan solidaritas Inggris dengan sekutu yang sudah melakukan pemboman di Suriah.
Dia menyebut para penentang aksi militer, termasuk pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, sebagai 'simpatisan teroris.'
Sesudah berita tentang pernyataan itu diberitakan lebih dari 20.000 pesan dikirimkan di Twitter menggunakan tagar itu, ketika waktu belum menunjukkan pukul 10.00 GMT.

Sumber gambar, TWITTER
Sebagian dari yang paling banyak diretwit adalah pesan yang menyerang persekutuan Inggris dengan Arab Saudi dan Israel

Sumber gambar, TWITTER
Rabu pagi popularitas #TerroristSympathiser hampir lima kali lipat tagar lebih netral #SyriaVote. Tagar lain yang digunakan kaum pegiat anti perang adalah #DontBombSyria, jangan bom Suriah, yang mulai muncul tahun 2013 saat David Cameron berupaya pula mendapat <link type="page"><caption> pengesahan parlemen untuk langkah militer di Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151204_dunia_cameron_misi_isis_suriah" platform="highweb"/></link>.
Popularitasnya mencapai puncak saat akhir pekan lalu, dalam demonstrasi besar menentang usulan serangan udara.
Pendukung pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn berusaha keras mendorong populernya tagar itu di Twitter sebagai bagian dari kampanye sejenis di Facebook pada waktu yang sama.









