#TrenSosial : Ketika warga kulit hitam AS merayakan Thanksgiving

thanksgiving twitter
Keterangan gambar, "Waaa....ketika nenek mengeluarkan makaroni keju..."

Apakah Anda penasaran bagaimana warga kulit hitam di Amerika Serikat merayakan Thanksgiving?

Di media sosial, khususnya Twitter, banyak keluarga keturunan Afrika yang menunjukan tradisi Tranksgiving mereka dengan #ThanksgivingWithBlackFamilies (Thanksgiving dengan keluarga kulit hitam) - tentu saja dengan humor yang segar.

Tren ini bermula Rabu (25/11) lalu, satu hari sebelum libur Thanksgiving, dan tagar itu kini telah digunakan sebanyak 1,7 juta kali.

thanksgiving twitter

Sumber gambar, Other

Keterangan gambar, "Ketika tidak boleh menginap di rumah sepupu...huhuhu..."
thanksgiving twitter

Sumber gambar, Other

Keterangan gambar, "Saat nenek sudah siap pulang namun tidak ada yang mau mengantarnya..."

Kepopuleran topik ini membuat keluarga dengan latar belakang etnis lain ikut mengunggah tradisi Thanksgiving mereka. Thanksgiving yang biasanya diselenggarakan pada minggu keempat bulan November diperingati sebagai hari mengucapkan syukur kepada Tuhan.

Keluarga dari kulit putih, Meksiko, Asia, dan Yahudi kemudian ikut berpartisipasi dan menulis tentang tradisi masing-masing saat berkumpul dengan keluarga besar.

thanksgiving twitter

Sumber gambar, Other

Keterangan gambar, Keluarga keturunan Meksiko menulis mereka gemar bermain kartu setelah makan malam bersama
thanksgiving twitter

Sumber gambar, Other

Keterangan gambar, Akun dengan tradisi yahudi menuliskan "tidak perlu berdoa, bisa langsung makan"
thanksgiving twitter

Sumber gambar, Other

Keterangan gambar, Pengguna akun dengan nama Fly Breezy menulis "jangan sampai menginjak sepatu orang" mengacu pada kebiasaan keluarga Asia yang membuka sepatu di rumah

Thanksgiving menjadi hari libur di Amerika Serikat sejak Perang Sipil Amerika, namun akar budaya festival ini sudah dimulai sejak masa kolonial.

Walaupun tagar #ThanksgivingWith... fokus pada berbagai stereotip dari berbagai ras yang ada Amerika, topik ini justru menjadi bahan humor satir populer di kalangan pengguna Twitter.

Hal ini juga menaikkan kembali tagar #GrowingUpBlack (tumbuh dewasa sebagai orang kulit hitam) yang pernah menguasai Twitter pada Juli 2015 lalu.