#TrenSosial : Pembuat #ExMuslimBecause dituduh sebarkan kebencian

Tagar #ExMuslimBecause atau alasan keluar dari Islam menulai silang pendapat di media sosial dengan salah satu tanggapan melalui tagar #MuslimBecause, alasan menjadi Islam.
Tagar ini dimulai oleh Maryam Namazie, yang mendirikan kelompok Mantan Islam di Inggris, dan mendorong orang yang meninggalkan Islam mengkritik agama tanpa rasa takut dan intimidasi.

Sumber gambar, Twitter
Lebih dari 18.000 cuitan dengan tagar #ExMuslimBecause sampai Kamis (03/12).
Banyak pengguna mengatakan tagar ini 'berisi kebencian' dan digunakan sebagai alasan untuk menekan Muslim pada saat kekhawatiran atas Islamfobia yang meningkat <link type="page"><caption> sejak serangan di Paris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151125_dunia_inggris_antimuslim" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, Twitter
Maryam sendiri membantah gerakannya ini mempromosikan anti-Muslim dan kebencian kepada Islam.
"Ini lebih pada kebebasan untuk berbicara," sanggahnya.
#MuslimBecause dari pengguna di AS

Namun seorang pengguna Twitter dengan nama Sara Zubair menginisiasi tagar #MuslimBecause atau MuslimKarena menanggapi tagar tersebut.

Sumber gambar, Twitter

Sumber gambar, Twitter
Sara, seorang Muslim asal San Fransisco, Amerika Serikat membuat tagar ini karena menggangap isi #ExMuslimBecause justru mengkritik hal yang berbau gender, budaya, dan politik yang bahkan tidak sesuai dengan ajaran Islam.
"Ini justru menanam kebencian bagi Muslim," ujar Sara.
Ia berharap tagar ini bisa menyebarkan ajaran Islam yang sebenarnya yang berisi kedamaian dan kasih sayang lewat media sosial.









