#TrenSosial: Riyanni Djangkaru menjawab pertanyaan Anda

Pecinta laut Riyanni Djangkaru, yang kini aktif mengkampanyekan penyelamatan ikan hiu bersama Savesharks Indonesia, menjawab sejumlah pertanyaan Anda yang datang dari Facebook dan Twitter.

Berikut kami rangkum sejumlah pertanyaan pilihan dan Anda juga bisa menyimak <link type="page"><caption> wawancara lengkapnya dalam Bincang BBC bersama Heyder Affan.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150806_bincang_riyannidjangkaru" platform="highweb"/></link>

_______________________________________________________________

Mohammad Rizaldi Pratama: Sejauh kampanye Mba Riyanni sama Savesharks apa aja dan bagaimana hasilnya?

Riyanni: Hasil (dari kampanye Save Sharks) sudah banyak respon, ada yang positif dan negatif. Pasti keduanya sama pentingnya. Kita juga lebih memantapkan relawan.

Salah satu kampanye SaveShark Indonesia bersama sejumlah aktivis lingkungan lain di restoran yang menyediakan menu sirip ikan hiu.

Sumber gambar, GETTY IMAGES

Keterangan gambar, Salah satu kampanye SaveShark Indonesia bersama sejumlah aktivis lingkungan lain di restoran yang menyediakan menu sirip ikan hiu.

_______________________________________________________________

Handoko Tri: Kendala-kendala apa saja yang menjadi isu utama didunia penyelamatan ikan hiu?

Riyanni: Kendala yang dihadapi saat berkampanye adalah orang cepat lupa. Tetapi hal yang selalu membuat saya gigih adalah saya orangnya keras kepala dan sangat fokus. Mungkin karakter itu yang membantu.

_______________________________________________________________

Terenia Puspita: Apa pesan Anda untuk generasi muda, yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang kurang bermanfaat?

Riyanni: Lima tahun dari sekarang, kalian bisa tahu sendiri akibatnya kalau kalian enggak ngapa-ngapain. Hahaha....time flies my friend!

Di sejumlah daerah di Indonesia, para nelayan menangkap hiu dan mengambil siripnya karena permintaan besar. Foto ini diambil di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Di sejumlah daerah di Indonesia, para nelayan menangkap hiu dan mengambil siripnya karena permintaan besar. Foto ini diambil di Banyuwangi, Jawa Timur.

_______________________________________________________________

Andhi Bumajatha: Apa kabar sis, udah lama enggak pernah nongol, buat dong acara yang adventure lagi...

Riyanni: Pingin sih, tetapi persoalannya bukan masalah waktu, lebih masalah SDM yang mau diajak kerjasama belum ketemu, karena saya maunya tidak dibatasi pandangan mainstream mengenai ilmu-ilmu lingkungan karena orang suka takut: berat banget ri...ngomongin hiu! (Padahal kenyataannya) kagak! hehehe...

_______________________________________________________________

Sylvia Angel: Mba Rianny udah kapok naik gunung ya pasca cedera yang lalu?

Riyanni: Kapok iya, hahaha....Sempat coba lagi naik gunung tetapi cedera itu sangat mengganggu.

_______________________________________________________________

Arif Hakim Harahap: Maaf ini pertanyaan jauh dari topik tapi tetap dalam lingkup penyelamatan juga walau terlampau banyak berandai-andai. Jika T-rex masih ada apakah perlu diselamatkan juga?

Riyanni: Kalau T-Rex punya fungsi (untuk keseimbangan ekosistem), kenapa gak ada yang coba untuk melindungi. Hahahahaha....

Sumber gambar, TWITTER

_______________________________________________________________

Iva | Stinkerbelle ‏(@rockinflowie): Dari semua tempat di Indonesia yang pernah dikunjungi, daerah mana yang paling berkesan dan kenapa?

Riyanni Djangkaru ‏(@r_djangkaru): Bawah laut, (karena) selalu berubah dan banyak misteri.

_______________________________________________________________

Supertrian ‏(@tprabuh): Setuju enggak sama pertunjukkan hewan di gelanggang samudera atau sirkus, Kak? Alasannya? #BincangBBC

Riyanni Djangkaru (‏@r_djangkaru): lebih suka mengunjungi di habitat aslinya :)

_______________________________________________________________

Aditiyo Fikri N (‏@aditiyofn): Semakin banyak hiu diperjualbelikan, di restoran-restoran, tanggapan dan tindakan dari Mbak gimana? #BincangBBC

Riyanni Djangkaru (‏@r_djangkaru): Konsumen harus punya suara, suarakan pada manajemen resto. Saya bisa, kamu apalagi :)

_______________________________________________________________

Nani Masriah ‏(@nanimasriah): Apakah Mbak Riyani sudah menjelajah semua wilayah Indonesia? Wilayah mana yang menjadi favorit Mbak? #BincangBBC

Riyanni Djangkaru (‏@r_djangkaru): Semakin sering jalan, rasanya semakin kurang, kalau ditanya semua, pastinya belum :) tempat favorit? Semua... hahahha.

_______________________________________________________________

Kelinci kampus ‏(@FadliRifan): Hal yang paling disayangi selain kedua orang tua? #BincangBBC

Riyanni Djangkaru ‏@r_djangkaru: Alam semesta