#TrenSosial: #TheEmptyChair mengangkat kisah pelecehan di Twitter

Sumber gambar, New York Magazine

Sampul majalah New York Magazine edisi terbaru menunjukkan 35 perempuan terduduk. Mereka adalah sebagian dari 46 perempuan yang menuduh Bill Cosby membius, melecehkan dan bahkan memperkosa mereka.

Representasi visual itu tampak menggambarkan persaudaraan dalam kesedihan, atau “sorrowful sisterhood,” seperti kata salah satu penuduh.

Namun kursi yang mendapatkan <link type="page"><caption> reaksi terbanyak adalah kursi yang kosong</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150727_majalah_cosby" platform="highweb"/></link>, yang secara simbolis dilibatkan untuk mewakili para perempuan yang diduga <link type="page"><caption> dilecehkan oleh Cosby</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150724_majalah_cosby" platform="highweb"/></link> namun menolak wawancara dengan majalah itu, atau menolak angkat bicara pula.

Menurut pengacara Gloria Allred, yang dikatakan mewakili 17 penuduh Cosby, artikel majalah itu menjadi dakwaan yang memberatkan bagi pelawak yang sebelumnya menikmati reputasi baik sebagai “Ayah Amerika”.

“Ini menjadi citra yang indah dan kuat bagi perempuan yang ingin berdiri, angkat bicara, berani menggunakan hak bicara mereka terhadap pria yang kaya dan terkenal,” kata Allred kepada BBC Trending.

<link type="page"><caption> Cosby membantah semua tuduhan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150723_dunia_hiburan_bill_cosby" platform="highweb"/></link> dan mengatakan tindakan itu dilakukan secara konsensual. Sementara pembaca membagi artikel itu menggunakan media sosial, tagar #TheEmptyChair menjadi trending di Twitter.

Sejak cerita itu dicetak, lebih dari 23.000 kicauan menggunakan #TheEmptyChair. Banyak pengguna juga menggunakan tagar itu untuk menceritakan masalah yang lebih besar, yaitu<link type="page"><caption> pelecehan seksual yang tidak dilaporkan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150707_majalah_bill_cosby" platform="highweb"/></link>.

“Kita patut malu karena tidak memercayai penuduh pertama satu dekade lalu. Mereka yang masih tidak percaya setelah 30 perempuan maju juga patut malu. #theemptychair,” tulis seorang pengguna.

“#TheEmptyChair tidak cukup besar memuat semua orang yang diperkosa, dipermalukan dan tidak dipercaya,” tulis seorang lainnya.

Penulis Lisa Burstein menambahkan, “Saya merupakan #theemptychair untuk waktu yang lama.”

Dia mengatakan kepada BBC Trending, “Itu sebagai simbol semua cerita, walaupun tidak dibicarakan, tetap berarti dan penting. Itu menunjukkan seseorang akan mendengarkan saya ketika saya cukup kuat menceritakannya.”

Bagi Burstein, yang mengatakan dia dilecehkan lebih dari 22 tahun lalu pada usia 17, #theemptychair dan diskusi yang dihasilkan tagar itu menghasilkan dampak lebih besar daripada kisah yang dibawa penuduh Cosby.

“Saya menyesalkan tidak ada tempat seperti ini ketika saya berusia 17 tahun. Mungkin itu bisa membantu saya pulih hanya dengan tahu saya tidak sendiri,” kata Burstein.

Allred mengatakan, “Bertahun-tahun lalu, para perempuan ini tidak tahu masih banyak lain yang menuduh Cosby. Mereka berpikir mereka satu-satunya. Sekarang setelah mengetahui kebenarannya, mereka menjadi berani. Dan mereka tidak akan tinggal diam.”