Pharrel Williams: Industri hiburan bisa 'hancur'

pharrell_williams

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pharrell Williams menyatakan ada perbedaan jelas antara mengkopi sebuah karya dan 'terinspirasi' dari sebuah karya.

Pharrell Williams memperingatkan industri hiburan bisa "hancur" setelah tuntutan hukum terhadap karyanya Blurred Lines.

Diwawancara pertama kali setelah ia dituntut oleh keluarga Marvin Gaye, Pharrell mengatakan setelah kasusnya terangkat musisi lain berpotensi dituntut akibat hal serupa.

"Putusan hakim akan menjadi tidak adil bagi setiap kreator yang menciptakan sebuah karya yang terinspirasi dari karya orang lain."

"Menciptakan karya yang terinspirasi dari karya lain juga berlaku di dunia fashion dan industri seni lainnya." Pharrell mengatakan.

"Jika kita kehilangan kebebasan untuk terinspirasi dari karya orang lain, dunia hiburan yang kita kenal saat ini suatu hari nanti akan beku oleh aturan.

"Permasalahan ini tentang bagaimana melindungi hak kekayaan intelektual seseorang yang memiliki ide."

Minggu lalu pengadilan Los Angeles memerintahkan Pharrel dan Robin Thicke untuk membayar sekitar Rp 96 miliar kepada keluarga penyanyi Marvin Gaye.

Hakim setuju dengan klaim keluarga Marvin Gaye jika lagu Blurred Lines mengkopi karya Gaye Got To Give It Up.

"Setiap hal yang ada di sekitar kita terinspirasi dari sesuatu atau seseorang. Jika kita membunuh hal ini, tidak akan ada lagi kreatifitas," Pharrel mengatakan kepada the Financial Times.

Ia mengatakan <link type="page"><caption> sedang memikirkan "langkah berikutnya"</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/03/150312_hiburan_williams" platform="highweb"/></link> bersama Robin Thicke.

Lagu Blurred Lines meledak di pasar hiburan sepanjang tahun 2013, dengan penjualan jutaan kopi di seluruh dunia.