Williams dan Thicke diputuskan menjiplak

Sumber gambar, AP
Juri di Amerika Serikat memutuskan bahwa penggubah Blurred Lines -salah satu lagu terlaris sepanjang masa- menjiplak karya Marvin Gaye.
Dewan juri di Los Angeles memutuskan bahwa gubahan Pharrell Williams dan Robin Thicke pada tahun 2013 itu melanggar hak cipta Got It To Give It Up dari Gaye.
Pengadilan juga memutuskan keluarga Marvin Gaye mendapat US$7,3 juta atau sekitar Rp75 miliar dari penjualan lagu tersebut.
<link type="page"><caption> Williams -yang terkenal di seluruh dunia dengan lagu Happy- dan Thicke membantah menjiplak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/03/150305_hiburan_williams" platform="highweb"/></link> sementara penasehat hukumannya mengatakan keputusan di Los Angeles menetapkan 'preseden yang mengerikan.'
Berdasarkan keputusan itu, pengacara <link type="page"><caption> keluarga Gaye -yang menuntut Williams dan Thicke-</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/03/150304_hiburan_williams" platform="highweb"/></link> mengatakan kepada majalah Rolling Stone bahwa mereka ingin penjualan <italic>Blurred Lines</italic> dihentikan.

Sumber gambar, Reuters
"Kami meminta pengadilan memasuki perintah untuk melarang penjualan dan distribusi lebih lanjut dari Blurred Lines kecuali dan sampai kami mencapai persetujuan dengan pihak di sebelah sana tentang bagaimana pendapatan di masa depan diterima dan dibagi," jelas Richard Busch.
Gaye meninggal pada April 1984 dan mewariskan semua hak cipta untuk musiknya kepada anak-anaknya.
Nona, Frankie, dan Marvin Gaye III yang mengajukan gugatan hukum pada tahun 2013. Nona menangis ketika mendengar keputusan pengadilan.
"Sekarang saya merasa bebas. Bebas dari ... rantai Pharrell Williams dan Robin Thicke dan yang mereka coba lakukan dan kebohongan yang mereka sampaikan," kata Nora di luar ruang sidang.











