Pria Jepang meninggal di pesawat setelah telan ratusan kantong narkoba

Sumber gambar, Getty Images
Seorang pria Jepang meninggal di dalam pesawat yang bertolak dari Mexico City setelah menelan 246 kantong kokain.
Penerbangan menuju Bandara Internasional Narita Jepang itu terpaksa melakukan pendaratan darurat di negara bagian Sonora, Meksiko, setelah pria tersebut mengalami kejang-kejang.
Pihak berwenang mengatakan pria itu, yang diidentifikasi sebagai Udo N, meninggal dunia karena edema serebral (pembengkakan otak) yang disebabkan overdosis obat.
Si penumpang memulai perjalanannya dari ibu kota Kolombia, Bogota, sebelum pindah ke penerbangan tersebut.
Menurut pernyataan jaksa agung Sonora, kantong berukuran panjang 2,5 cm dan lebar 1 cm ditemukan di dalam perut dan ususnya selama otopsi.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Sebanyak 198 penumpang lainnya di penerbangan menuju Jepang itu bisa melanjutkan perjalanan mereka setelah pendaratan darurat di kota Hermosillo.
Otorita federal Meksiko akan mengambil alih investigasi kasus ini.
Praktik penyelundupan narkoba di dalam tubuh manusia, yang dijuluki mule (keledai), sering dilakukan oleh para kartel.











