Hujan lebat batalkan sejumlah agenda Raja Salman

Sumber gambar, M FATHRA
- Penulis, Rafki Hidayat
- Peranan, dari Istana Presiden, Bogor
Disambut guyuran hujan lebat, beberapa rencana kegiatan Raja Salman di Istana Presiden di Bogor, Rabu (01/03), terpaksa dibatalkan.Semula Raja Salman, antara lain, akan berkeliling istana dan menanam pohon bersama namun rencana itu terpaksa dibatalkan.
Hujan mulai turun di kota Bogor sekitar pukul 13:50, ketika Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri sedang menanti ketibaan Raja Salman namun akhirnya mereka pindah ke teras istana yang beratap.

Anak-anak Sekolah Dasar Pertiwi, Bogor -yang sudah berpakaian daerah dan memegang bendera merah putih serta bendera Arab Saudi- juga berlarian menuju ke teras istana.
Mereka tadinya akan menyambut Raja Salman dan rombongannya -yang rencananya akan berkeliling istana- di jalanan menuju ke pintu utama istana.

Dan ketika Raja Salman tiba, hujan semakin deras dengan hembusan angin kencang yang membawa air hujan masuk ke teras sehingga raja harus dilindungi payung untuk masuk ke istana.
Raja Salman pun tidak jadi berkeliling Istana Bogor dan batal melakukan acara penanaman pohon padahal di salah satu pojok taman sudah disediakan bagi keluarga kerajaan Arab Saudi ini.
Rencananya, sebanyak 16 pohon akan ditanam dengan Raja Salman akan menanam pohon Kayu Besi sementara para pangeran menanam pohon kenari di pojok taman yang diberi nama Taman Al-Saud (Al-Saud Garden).

Waktu berjalan dan hujan terus mengguyur sehingga usai nyanyian lagu Indonesia Raya, Raja Salman langsung masuk menuju mobil tanpa melakukan inspeksi pasukan, yang biasanya dilakukan para tamu negara.
Rencana minum teh bersama di beranda istana juga tidak jadi terwujud, namun Raja Salman dan Presiden Joko Widodo sempat melambaikan tangan dari beranda, tanpa duduk di kursi yang sudah disediakan.

Sumber gambar, MI/PANCA SYURKANI/POOL
Meskipun begitu, kedua pemimpin tetap menandatangani 11 nota kesepahaman di berbagai bidang, mencakup ekonomi, pendidikan, dan sosial-budaya. Raja Salman juga sempat mendapat Bintang Kehormatan Raja sebelum kembali ke Jakarta.










