Listrik gedung parlemen Venezuela padam ketika bahas sektor energi

Power cuts Venezuela

Sumber gambar, GETTY IMAGES

Keterangan gambar, Pemadaman lampu seringkali terjadi di Venezuela akibat krisis listrik yang terjadi di negara itu.

Gedung parlemen Venezuela menjadi gelap gulita akibat putusnya aliran listrik, ironisnya peristiwa itu terjadi saat para anggota parlemen mendiskusikan undang-undang yang ditujukan untuk sektor energi.

Pemadaman pertama dilaporkan terjadi ketika Ramon Lobo, seorang anggota parlemen pro-pemerintah, membela kebijakan energi Presiden Nicolas Maduro.

Anggota parlemen oposisi Luis Florido bergurau di Twitter: "Realitas yang terjadi di negara ini telah menampar wajah mereka." Sesi diskusi ini kemudian dihentikan.

Venezuela menghadapi krisis listrik yang parah dan seringkali dilanda pemadaman listrik.

  • <link type="page"><caption> Diduga sabotase, Venezuela gelap gulita</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/12/131203_venezuela_lampu_mati" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Baku hantam di parlemen Venezuela</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/05/130501_parlemen_venezuela_baku_hantam" platform="highweb"/></link>

Laporan-laporan mengatakan sejumlah bangunan lainnya yang berada di kawasan ibukota, Caracas, juga terkena pemadaman listrik, pada Rabu sore.

Twitter Luis

Sumber gambar, TWITTER LUISFLORIDO

Keterangan gambar, "Realitas yang terjadi di negara ini telah menampar wajah mereka", kicau anggota parlemen oposisi Luis Florido.

Majelis Nasional Venezuela dikendalikan oleh oposisi. Delsa Solorzano, seorang anggota parlemen oposisi, mengunggah sebuah video dalam twitternya dari ruang rapat yang gelap gulita.

Anggota parlemen oposisi lainnya Freddy Guevara, mengatakan: "Memalukan: sidang parlemen itu terganggu karena listrik mati, tepat pada hari kami sedang mendiskusikan undang-undang sektor energi.."

Venezuela, negara yang kaya akan kandungan minyak bumi berada di tengah-tengah krisis ekonomi yang terpuruk, yang disebabkan oleh penurunan harga minyak global. Negara ini menderita kekurangan bahan pokok, makanan dan listrik.

Awal tahun ini, pemerintah memberlakukan sistim bekerja dua hari dalam seminggu bagi para pekerja sektor umum sebagai cara untuk mengatasi krisis.

Dikatakan bahwa bencana kekeringan yang secara dramatis mengurangi tingkat air di bendungan air utamanya, yang harus disalahkan. Tapi pihak oposisi menuding pemerintah telah salah urus.