Ratusan perempuan Venezuela terobos perbatasan karena lapar

Sumber gambar, AP
Sekitar 500 perempuan Venezuela mencari makanan dengan menerobos perbatasan Negara Bagian Tachira dengan negara tetangga Kolombia.
Mereka mengatakan keluarga mereka kelaparan karena kelangkaan pangan yang parah di Venezuela.
- <link type="page"><caption> Venezuela genap 200 tahun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2010/04/100419_bivenezuela" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Para nenek penjaja seks dari Korea</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/06/140610_majalah_psk_lansia_korea" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Otak bisa dilatih suka makanan sehat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/09/140902_iptek_latihotak_makansehat" platform="highweb"/></link>
Beberapa jam kemudian, mereka masuk kembali ke Venezuela dengan membawa bahan makanan pokok dan menyanyikan lagu kebangsaan Venezuela.
Negara ini mengalami krisis ekonomi dan banyak warganya harus berjuang untuk memberi makan keluarga mereka.
Para perempuan ini mengatakan mereka berjanji bertemu di perbatasan lewat layanan pesan WhatsApp.
Dengan mengenakan pakaian berwarna putih, mereka berkumpul di jembatan yang menghubungkan Urena di Venezuela dan Cucuta di Kolombia.
Ratusan dari mereka menerobos Pengawal Nasional Venezuela dan berjalan melewati perbatasan, yang telah ditutup selama hampir satu tahun.
Salah satu perempuan tersebut mengatakan kepada media Kolombia, "Kami terdesak, kami tidak memiliki apapun: tidak ada minyak goreng, tidak ada gula, tidak ada beras."
























