Serangan udara di Aleppo dimulai lagi

Sumber gambar, AFP Getty
Pesawat-pesawat Rusia melanjutkan kembali serangan udara di distrik-distrik yang dikuasai pemberontak di kota Aleppo. Oleh aktivis, serangan tersebut dinilai sebagai bombardir terberat dalam beberapa hari terakhir.
Sedikitnya 25 orang, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas.
Pembombardiran tersebut terjadi setelah jeda sementara yang dilakukan oleh pemerintah Suriah, agar warga sipil bisa meninggalkan kawasan yang dikuasai pemberontak di timur kota.
Kawasan ini kembali mengalami serangan udara bertubi-tubi setelah gencatan senjata yang didorong oleh AS dan Rusia gagal bulan lalu.
- <link type="page"><caption> Cuitan gadis cilik dari Aleppo curi perhatian dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/trensosial/2016/10/161003_trensosial_aleppo_gadis_cilik" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Serangan udara meninggalkan kota Aleppo 'tanpa air'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160924_dunia_air_aleppo_suriah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Perang di Suriah: AS hentikan perundingan dengan Rusia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161004_dunia_suriah_as_bekukan_pembicaraan" platform="highweb"/></link>
Serangan udara tersebut terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin membatalkan rencana kunjungan ke Prancis.
Awalnya Putin dijadwalkan bertemu Presiden Prancis Francois Hollande akhir bulan ini, namun batal setelah pertemuan tersebut akan membahas soal Suriah, kata sumber Presiden Prancis.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AFP
Pada Senin, Hollande mengatakan bahwa pejabat Rusia bisa menghadapi tuntutan kejahatan perang atas pengeboman di Aleppo.
Moskow berulangkali membantah keterlibatannya dalam menyerang warga sipil, dan mereka mengatakan bahwa mereka menyasar kelompok teroris di Suriah.
Pengawas Hak Asasi Suriah yang berbasis di Inggris melaporkan bahwa sedikitnya 25 warga sipil tewas dalam serangan Selasa (11/10) dan kerusakan parah terjadi di beberapa kawasan.
Rekaman gambar yang dibagikan oleh para aktivis ini menunjukkan tubuh balita tak bernyawa yang dibungkus kain, dan orangtua mereka tampak sedih di sebelahnya.
Beberapa kawasan yang paling parah terkena serangan adalah Bustan al-Qasr dan Fardos, yang berada dekat garis depan dengan daerah barat kota yang dikuasai tentara pemerintah.









