Ban Ki-moon: seorang perempuan harus memimpin PBB

Ban Ki-moon

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ban Ki-moon tidak menyebut salah seorang kandidat tertentu untuk menggantikannya.

Sekretaris jenderal PBB mengatakan ingin seorang perempuan menggantikan posisinya.

Ban Ki-moon mengatakan ini "sudah waktunya" bagi seorang pemimpin perempuan, setelah lebih dari 70 tahun PBB dan pergantian delapan pemimpin laki-laki.

Dari 11 kandidat yang bertarung untuk posisi puncak di PBB itu, lima diantaranya adalah perempuan.

Sekretaris Jenderal harus mendapatkan rekomendasi dari 15 negara anggota tetap dan tidak tetap di Dewan Keamanan PBB dan dipilih oleh 193 negara dalam Sidang Umum.

  • <link type="page"><caption> PM Israel tuding Sekjen PBB 'mendorong teror'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160127_dunia_netanyahu_tuduh_bankimoon" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Untuk kali pertama proses pemilihan sekjen PBB kini terbuka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160412_dunia_pbb_sekjen" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ban Ki-Moon kecam blokade Israel atas Gaza</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160628_dunia_pbb_gaza" platform="highweb"/></link>

Seorang sekretaris jenderal yang baru diperkirakan akan diumumkan sebelum akhir tahun ini.

Eropa Timur dan Rusia, yang tak pernah memiliki perwakilan yang duduk di posisi itu, mengatakan jabatan itu harus diberikan kepada seseorang dari wilayah itu.

Kandidat sekjen PBB pada 2016 ini berasal dari Amerika Latin, Eropa Barat dan Australasia serta Eropa Timur.

Ban tidak menyebut salah satu kandidat tertentu, tetapi dia mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ada banyak "pemimpin perempuan yang sukses dan memiliki motivasi yang dapat benar-benar mengubah dunia, yang secara aktif dapat berhubungan dengan para pemimpin dunia lainnya".