London tambah polisi bersenjata menyusul serangan di Eropa

Sumber gambar, AP
Polisi bersenjata akan semakin banyak terlihat di jalan-jalan kota London mulai sekarang, kata Kepala Kepolisian Metropolitan London, Sir Bernard Hogan-Howe dan Wali Kota London, Sadiq Khan.
Sir Bernard mengatakan mulai sekarang akan semakin banyak polisi bersenjata di tempat-tempat populer setelah terjadinya serangkaian serangan teroris di Eropa.
- <link type="page"><caption> Kasus penusukan di London timur dikategorikan 'insiden teroris'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151206_dunia_penusukn_londontimur" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Serangan 'teroris' di jalanan London</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/05/130523_london_teroris" platform="highweb"/></link>
Dia mengatakan tujuannya adalah untuk menenangkan masyarakat dan mencegah serangan teroris.

Sumber gambar, AP
Polisi London sudah mengumumkan akan meningkatkan jumlah perwira bersenjata sebanyak 600 orang, menjadikan jumlah keseluruhannya 2.800 orang.
Pengumuman terbaru dikeluarkan setelah 84 orang tewas ketika sebuah truk ditabrakan ke kerumunan orang yang sedang menonton pertunjukan kembang api di Nice, Prancis selatan bulan lalu.
Sir Bernard mengatakan, "Kami tidak memiliki data intelijen yang menunjukkan akan segera terjadi serangan tetapi yang kami ketahui adalah apa yang kami saksikan di Eropa barat.
"Kita menyaksikan sejumlah serangan di Jerman, di Belgia, di Prancis dan adalah suatu kebodohan jika kita tidak memperhatikan hal ini, jadi penting bagi kita untuk menerjunkan petugas di sana dengan senjata api agar dapat bereaksi."





