Presiden Prancis perpanjang status darurat usai serangan di Nice

Sumber gambar, Reuters
Presiden Prancis, Francois Hollande, memutuskan untuk memperpanjang status darurat selama tiga bulan, beberapa jam usai insiden truk yang menghantam kerumunan orang di Kota Nice (baca: Nis).
“Status darurat, yang tadinya akan berakhir pada 26 Juli, akan diperpanjang tiga bulan. Undang-Undang baru akan diajukan ke parlemen pekan depan terkait hal ini,” kata Hollande.
- <link type="page"><caption> Obama sebut insiden truk di Nice sebagai serangan teroris </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160714_dunia_nice_serangan_obama" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Puluhan orang tewas akibat insiden truk di Nice </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160714_dunia_foto_nice_truk" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Prancis akui potensi serangan teror selama Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160605_dunia_prancis_teror" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, epa
Prancis telah berada dalam status darurat menyusul serangan di Paris, November 2015 lalu, yang menewaskan 130 orang dan melukai ratusan lainnya.
Sejak kejadian tersebut, status darurat sudah diperpanjang dua kali guna mengantisipasi turnamen Piala Eropa 2016 dan balapan sepeda Tour de France.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AFP
Langkah tersebut, menurut Hollande, dipandang perlu lantaran Prancis kini di bawah ancaman.
“Prancis mengalami serangan parah...Seluruh Prancis kini berada di bawah ancaman terorisme Islamis. Jadi dalam kondisi seperti ini kita harus menunjukkan kesiagaan dan kegigihan tanpa akhir,” kata Hollande.
Berbekal status darurat, Hollande mengatakan bakal mengerahkan 10.000 serdadu militer untuk membantu aparat keamanan non-militer di perbatasan Prancis. Keberadaan serdadu-serdadu itu belum ditentukan batas waktunya.

Sumber gambar, AP
Tak hanya di dalam negeri Prancis, Hollande mengumumkan kelanjutan operasi militer di Suriah dan Irak.
“Serangan ala teroris”
Soal insiden di Nice, Hollande mengatakan itu adalah “serangan ala teroris”.

Sumber gambar, EPA
Sejauh ini, dari pantauan Mina Al-Lam, selaku analis aktivitas media jihadis untuk BBC Monitoring, para pendukung kelompok ISIS bersorak gembira atas kejadian di Nice. Namun, ISIS belum mengklaim keterkaitan dengan insiden tersebut.
Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengatakan korban tewas mencapai 80 orang dan 18 lainnya mengalami cedera serius.
Kejadian bermula ketika sebuah truk melaju kencang ke arah kerumunan orang yang sedang menyaksikan pertunjukan kembang api pada Hari Kemerdekaan Prancis. Truk itu terus tancap gas dan baru berhenti dua kilometer kemudian. Supir truk telah tewas ditembak.









