Obama sebut insiden truk di Nice sebagai serangan teroris

Sumber gambar, AFP
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyatakan insiden truk yang menghantam kerumunan orang di Kota Nice, Prancis, sebagai sebuah serangan teroris.
Dalam pernyataan resmi, Obama mengecam sekeras mungkin kejadian yang tampaknya sebuah “serangan teroris mengerikan di Nice.”
“Doa kami beserta keluarga dan orang-orang tercinta lainnya yang meninggal dunia,” kata Obama.
- <link type="page"><caption> Puluhan orang tewas akibat insiden truk di Nice </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160714_dunia_foto_nice_truk" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> 'Insiden' truk menabrak kerumunan orang di Nice </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160714_dunia_nice_teror" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Prancis akui potensi serangan teror selama Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160605_dunia_prancis_teror" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP
Lebih lanjut, Obama mengaku telah meminta jajaran di bawahnya untuk memberi bantuan kepada aparat Prancis “demi menyelidiki serangan ini dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke ranah hukum.”
Wali Kota Nice (baca: Nis), Christian Estrosi, mengatakan korban tewas akibat hantaman truk telah mencapai 77 orang. Estrosi juga mengatakan truk tersebut mengangkut senjata dan granat. Adapun supir truk telah tewas ditembak.

Sumber gambar, EPA
Kantor berita AFP melaporkan para penyelidik anti-terorisme telah mengambil alih investigasi kasus ini.
Insiden terjadi di Promenade des Anglais, saat banyak orang berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan kembang api.
Jaksa Prancis, Jean-Michel Pretre, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, mengatakan truk itu melaju terus sambil menabrak kerumunan orang hingga sejauh dua kilometer.
Sejumlah saksi mata, seperti Will Shore yang berada di dekat lokasi kejadian, mengaku mendengar suara tembakan.









