Puluhan orang tewas akibat insiden truk di Nice

Sumber gambar, EPA
Korban tewas akibat hantaman truk di tengah perayaan Hari Bastille di Kota Nice, Prancis, terus bertambah. Aparat setempat menyebut sedikitnya 60 orang telah meninggal dunia.

Sumber gambar, AFP
Insiden terjadi di Promenade des Anglais, saat banyak orang berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan kembang api.
- <link type="page"><caption> 'Insiden' truk menabrak kerumunan orang di Nice </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160714_dunia_nice_teror" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Prancis akui potensi serangan teror selama Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160605_dunia_prancis_teror" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP
Jaksa Prancis, Jean-Michel Pretre, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, mengatakan truk itu melaju terus sambil menabrak kerumunan orang hingga sejauh dua kilometer.

Sumber gambar, AFP

Sumber gambar, AP
Seorang saksi mata mengatakan kepada stasiun televisi Prancis, BFM, "Semua orang berteriak lari, lari, lari, ada serangan, lari, lari, lari. Kami mendengar beberapa tembakan. Kami pikir itu kembang api karena tanggal 14 Juli."
Kepala daerah Alpes-Maritimes, Sebastien Humbert, mengatakan kepada BFM bahwa supir truk tersebut telah tewas ditembak.

Sumber gambar, AFP
Sejauh ini belum diketahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau disengaja. Presiden Prancis, Francois Hollande, yang semula berada di Kota Avignon kini kembali ke Kota Paris unutk menggelar rapat darurat.
Adapun Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, telah diinformasikan mengenai kejadian di Kota Nice, menurut juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Ned Price. "Tim keamanan beliau akan memberitahunya perkembangan terkini sebagaimana seharusnya."





