Putin tuduh Barat gagal bekerja sama atasi terorisme

Sumber gambar, EPA
Presiden Rusia, Vladimir Putin, menuduh Barat gagal bergabung dengan Rusia untuk melakukan tindakan bersama dalam mengatasi terorisme internasional.
Pada sebuah pidato di majelis rendah parlemen, Duma, Putin mengatakan Barat melakukan kesalahan yang sama dengan saat sebelum Perang Dunia Kedua, ketika sejumlah negara gagal mendengar desakan Soviet bagi tindakan bersama melawan ancaman Nazi.
- <link type="page"><caption> Rusia pandang NATO sebagai ancaman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160101_dunia_rusia_nato" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Obama peringatkan Putin jelang perundingan Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/02/150211_obama_putin_ukraina" platform="highweb"/></link>
Putin mengatakan sebaliknya, NATO sekarang meningkatkan "tindakan agresif" di dekat perbatasan Rusia.
Dan negara itu terpaksa harus memperkuat apa yang dinamakannya sebagai "kesiapan perang".
Pada bulan Januari, Presiden Putin menandatangani perbaruan dokumen keamanan nasional yang memandang perluasan NATO sebagai sebuah ancaman bagi negaranya.
Dokumen tersebut menyatakan "kebijakan dalam dan luar negeri independen" Rusia telah memicu "aksi balasan" dari Amerika Serikat dan sekutunya.
Rusia menuduh negara-negara ini berusaha mendominasi dunia.





