Sidang darurat NATO membahas krisis Ukraina

Ukraina

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Presiden Vladimit Putin menegaskan Rusia memiliki hak untuk melindungi kepentingannya di Ukraina.

Sekretaris Jenderal NATO mengatakan aktifitas militer Rusia di Krimea, Ukraina, mengancam perdamaian dan keamanan di Eropa.

Hal tersebut diungkapkan Anders Fogh Rasmussen beberapa saat sebelum pertemuan darurat NATO untuk membahas krisis di Ukraina, Minggu 2 Maret.

Dia menambahkan Rusia harus segera mengurangi ketegangan di Ukraina, yang beberapa waktu lalu dilanda unjuk rasa antipemerintah yang <link type="page"><caption> menyebabkan jatuhnya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140222_ukraina_presiden.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> presiden pro-Rusia, Viktor Yanukovych.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140222_ukraina_presiden.shtml" platform="highweb"/></link>

Seorang pejabat Barat lainnya menggambarkan krisis saat ini mungkin yang paling berbahaya di Eropa sejak invasi Uni Soviet ke Cekoslawakia tahun 1968.

Kepada BBC, Andriy Deshchytsya, menjelaskan saat ini dibutuhkan tekanan yang tidak bermusukan kepada Rusia dari semua pihak untuk menyelesaikan krisis

Dia menambahkan selama beberapa hari sudah berupaya -namun tidak berhasil- untuk menghubungi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

Wartawan BBC melaporkan pemerintah Moskow tidak mengakui <link type="page"><caption> pemerintahan sementara Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140227_ukraine_pm.shtml" platform="highweb"/></link> dan tidak akan melakukan hubungan.

Ukraina

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Pemerintah sementara Ukraina yang baru tidak diakui Rusia.

Sementara Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Rusia memiliki hak untuk membela yang disebutnya sebagai kepentingan mereka di Ukraina.

Pemerintah sementara Ukraina sudah menyatakan pasukan dalam status siaga tempur setelah parlemen Rusia memberikan restu <link type="page"><caption> untuk</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140301_rusia_pasukan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> mengirim pasukan ke Ukraina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/03/140301_rusia_pasukan.shtml" platform="highweb"/></link>.

Pelaksana jabatan Presiden Olexander Turchynov juga menyatakan kesiagaan dilakukan termasuk dengan menempatkan penjagaan lebih ketat di lokasi strategis seperti fasilitas pembangkit nuklir.